5 Hal Yang Dirindukan dari Traveling Naik Pesawat

dianisekaring traveling naik pesawat

Sebagai seorang yang aviation enthusiast, pandemi COVID-19 ini cukup membuat saya rindu terbang naik pesawat. Bagaimana tidak, selama 1,5 tahun saya tidak pergi ke mana-mana. Tidak pergi ke luar kota, ke mall, dine-in, apalagi naik pesawat.

Bagi saya, traveling naik pesawat itu sangat berkesan. Kenapa? Karena ada hal-hal tertentu yang hanya dirasakan apabila bepergian dengan moda transportasi udara, dan tidak bisa digantikan oleh moda transportasi lainnya. Apa saja?

1. Excited dan Stres Sebelum Terbang

Bagi banyak orang, rasa excited yang berlebihan akan sesuatu dapat membuat sulit akan tidur. Begitu juga dengan saya yang sangat excited setiap kali mau naik pesawat, hehehe. Aslinya, saya merasa gelisah takut bangun kesiangan, ada barang yang ketinggalan atau kena macet di jalan yang berujung tidak bisa naik pesawat.

Ternyata, menurut survey yang dilakukan Priority Pass (perusahaan penyedia jasa airport lounge), hal tersebut merupakan bagian dari aspek-aspek yang rentan membuat penumpang stres ketika hendak melakukan perjalanan udara.

Survey ini melibatkan 1.000 orang penumpang pesawat udara di Inggris untuk mengidentifikasi hal-hal apa saja yang membuat penumpang mengalami stres.

Hal-hal tersebut diantaranya adalah packing dan merencakan perjalanan, perjalanan menuju bandara, proses check-in, melewati pemeriksaan keamanan/ Security Check Point, pengambilan bagasi, dan proses transit atau transfer pesawat.

Baca Juga: 30 Istilah Penerbangan yang Wajib Kamu Tahu

2. Suasana Bandara yang Tak Tergantikan

dianisekaring bandara bali
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Foto: Dok AP I

Sesaat setelah menjejakkan kaki di area bandara, penumpang akan langsung disambut oleh suasanan bandara yang khas.

Penumpang yang antre untuk melewati pemeriksaan keamanan, petugas maskapai yang melayani check-in, pilot dan pramugari yang bersiap untuk penerbangan berikutnya, Flight Information Display System (FIDS) super besar tempat kita melihat jadwal penerbangan, pengumuman boarding, atau pemandangan pesawat yang lalu-lalang saat kita menunggu di bandara. Suasana tersebut tidak akan bisa kita dapatkan dengan moda transportasi lainnya.

3. Scent/ Wewangian Khas Bandara

Ada satu hal lain yang mungkin luput dari perhatian penumpang, yaitu scent atau wewangian khas bandara. Lho, memang ada? Hmm, baru tahu kaan?

Sebagai contoh, setiap bandara Angkasa Pura Airports memiliki ‘racikan’ wewangian yang berbeda. Di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, ketika penumpang menjejakkan kaki di terminal, maka akan langsung tercium wewangian khas Bali. Semacam dupa wangi yang saya tidak tahu namanya. Pokoknya ketika saya mencium, langsung terbersit di otak “Wah, saya lagi di Bali nih!”.

Di Yogyakarta International Airport, wanginya akan berbeda. Begitu juga di Lombok International Airport dan bandara-bandara AP I lainnya. Hal ini merupakan bagian dari customer experience yang dikembangkan oleh pengelola bandara.

Baca Juga: Yogyakarta International Airport, Bandara Cantik yang ‘Jogja Banget’

4. Momen Ketika Masuk Kabin Pesawat dan Lepas Landas

Ketika pengeras suara mengumumkan:

Your attention please, passengers of ——- on flight number —- to ——- please boarding from door —–, Thank you.

Langsung rasa excited membuncah dan wajah saya berseri-seri. Saat boarding, saya lebih suka di awal untuk menghindari bagasi kabin yang penuh oleh penumpang lain. Yah namanya juga penumpang, ada aja yang bawa barang melebihi jatah kapasitas bagasi kabin mereka.

Baca juga: 9 Tipe Penumpang Pesawat yang Menyebalkan

Boarding pass dirobek oleh petugas darat, berjalan melintas garbarata dan akhirnya sampai di pintu kabin pesawat, kita akan disambut oleh senyum ramah pramugari yang menunjukkan lokasi kursi yang ditempati.

Harum wangi kabin pesawat yang baru dibersihkan, pemandangan petugas bandara, maskapai dan groundhandling yang sibuk mempersiapkan keberangkatan kita, atau wangi khas kursi kulit pesawat, semua sungguh berkesan di hati saya.

Saat pesawat hendak lepas landas, umumnya penumpang akan merasakan sedikit deg-degan karena guncangan yang dialami. Saya justru senang menikmati momen-momen awak kabin melakukan pengumuman, dorongan mesin pesawat melaju hingga ujung landasan, hingga akhirnya terbang ke angkasa meninggalkan hal-hal lain di bawah. Apalagi, kalau terbangnya saat sunset atau sunrise. Indah banget.

5. In-flight Meals yang Berkesan

Satu hal yang cukup ditunggu-tunggu saat traveling dengan pesawat adalah inflight meals. Penasaran sama apa menu yang akan didapat, bagaimana bentuknya, dan rasanya. Favorit saya untuk penerbangan dalam negeri adalah in-flight meals maskapai Garuda Indonesia yang kental dengan citarasa Indonesia.

Baca juga: Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Makanan di Pesawat

Travelers, itulah 4 hal yang paling saya rindukan dari traveling naik pesawat. Semoga pandemi COVID-19 ini segera usai agar kita semua bisa bebas bepergian kemanapun tanpa rasa takut akan tertular penyakit. Adakah hal lain yang kamu rindukan dari terbang? Silakan share ceritamu di bawah ya.

Semoga kita bisa segera terbang lagi 🙂

Referensi:

  1. Airport Industry Review. 2019. Airport Anxiety: A Look At Passenger Stress Point. Link
  2. Priority Pass. 2019. Airport Stress Survey. Link

15 Comments

  1. Mbaaaa, baca ini aku mellow banget :(. Ga usah tanya kangennya naik pesawat itu gimana. Saking kangennya kadang aku ga tertarik liat2 video yg ttg traveling, Krn pasti sedih bawaan. Ga tau kapan lagi bisa terbang :(.

    Aku selalu suka tiap kali traveling, mulai dari packing, bersiap ke bandara, Gosh itu feeling yg ga bisa digambarkan Ama kata2. Wangi bandara, trus ramenya orang lalu lalang. Di beberapa bandara kayak Haneda, KLIA dan Changi aku kangen nginep semalam di bandaranya :D.

    Trus kangen jugaaa belanja duty free, biasanya pas pulang traveling, masih ada yang sisa :D. Diabisin di duty free deh, ntah beli parfume, coklat ATO lipstik hahahahah.

    Hiks, kapan kita bisa terbang lagi ya mba 🙁

    1. Iya Mba Fanny aku juga nulis ini sambil merem-merem ngebayangin rasanya :(( Aku bener-bener kangeen banget traveling naik pesawat. Apalagi ke luar negeri ya Mba, pasti sensasinya juga ngangenin.

      Hahaha iya belanja di Duty Free dan merchant-merchant di bandara itu ngangenin siih 😀 Semoga kita bisa segera terbang lagi tanpa rasa was was.

  2. wah betul kangen suasana bandara ya. jadi kangen kalau mau traveling, naik kereta ke jakarta dari cirebon trus ke bandara.

    1. wah, jauh juga mba naik keretanya..

  3. Selain nomor 5, semuanya beneran ya bikin kangen.
    Terbang di masa pandemi nggak seasyik di masa biasa.
    Bandara banyak yang nggak keurus, kamar mandi kotor.
    Sebelum lebaran idul fitri saya sempat mudik jenguk ortu, dan sedih mau ke toilet di Juanda dan Bandara Makassar tapi kotor, huhuhu

    1. Duh, so sorry to hear that Mba 🙁 Aku jujur sama sekali belum pernah terbang di masa pandemi. Semoga walaupun lagi pandemi begini bandara tetap bersih terawat agar penumpang nyaman.

  4. Ya Allah, iya kangen banget terbang 🙂 walaupun belum banyak jugga jam terbangnya nih hehe.. tapi sensasi naik pesawat tuh udh kerasa ya dari mulai masuk bandaranya aja 🙂 paling suka kalau udh di atas, tenang gt apalagi sambil liatin awan-awan hehe

    1. Betul Mba, seneng banget yaa liatin awan..

  5. semuanya aku setujuuuu
    kalau udah mau traveling, beberapa hari sebelumnya sibuk siapin ini itu, excited, terus perjalanan ke bandara juga hepi
    pas nyampe bandara hepi lagi, masuk pesawat tambah hepi
    sukak sama suasana bandara kalau pas lagi traveling, menikmati banget pokoknya

    kangennnnn jalan jalan lagi, semoga bisa cepet selesai pandeminya

    1. Amin mbaa aku juga menikmati setiap saat kalau lagi naik pesawat, kangen bangeet

  6. Ehh iya benar banget ini. Aku kangen naik pesawat. Heu heu. Udah 3 tahun nggak berkelana naik pesawat. Kangen suasananya. Hehe

  7. kurang style fashion kak, hehehhe. Aku tipe yang ber-style kalau pergi sedangkan ada juga orang yang cuek kalau terbang. Aku suka selfie di bandara soalnya hehehhe. Bener memang setiap bandara itu punya vibes dan wangi khas tersendiri

  8. Mba Dian aku pertama kali naik pesawat dulu takut banget hehhe perjalanan panjang ke Hongkong waktu itu karena kerja jadi tkw. Tapi setelahnya jadi terbiasa. Bandara selalu menarik ya mba jadi tempat pulang dan datang.

  9. moment lepas landas dan landing dimana suasana kabin akan mendadak hening. kalau nonton film horror biasanya nuansa begini berasa sebelum ada jumpscare. tapi jangan lah ada jumpscare saat moment di pesawat. naudzubillah…

    1. Amiiin, semoga selalu selamat sampai tujuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *