Kulineran versi low budget, siapa sih yang nggak suka? Well, mungkin kalau kamu adalah tipe penyuka kulineran high class, mungkin kulineran versi kaki lima nggak akan terlalu menarik untukmu. Inilah yang diusung oleh Dari Halte ke Halte melalui akun Twitter dan Instagram-nya, rekomendasi kuliner low budget Jakarta yang dapat dengan mudah diakses dari halte TransJakarta, Stasiun MRT, maupun KRL.

Berbagai rekomendasi jenis makanan dari seluruh penjuru Jakarta dengan apik disajikan oleh Dari Halte ke Halte. Berbagai kios makanan langsung laris diserbu oleh netizen yang penasaran untuk mencicipi. Hal tersebut tentu membuat saya yang tinggal di pinggiran (gak masuk Jakarta :D) menjadi tertarik untuk mencicipi aneka jajanan yang banyak diperbincangkan orang tersebut.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Kuliner Tangsel Paling Mantap

Alhamdulillah, sekarang sudah banyak yang menawarkan jasa titip (jastip) ke daerah-daerah di sekitar Jakarta (bahkan ada yang sampai Bandung!) sehingga saya bisa mencicipi kuliner hits Jakarta rekomendasi Dari Halte ke Halte. Berikut adalah 6 kuliner yang sudah saya coba sendiri.

1.Bakwan Pontianak

Bakwan Pontianak mungkin adalah salah satu stall makanan paling ngetop setelah dipromosikan oleh Dari Halte ke Halte. Terletak di Jl. Kebon Kacang Raya, Jakarta Pusat (dekat dengan Grand Indonesia) gerai ini menawarkan camilan khas kota Khatulistiwa, yaitu bakwan Pontianak.

Lantas, apa perbedaan bakwan Pontianak dengan bakwan pada umumnya? Bakwan Pontianak memiliki bentuk yang lebih ‘solid’ seperti mangkuk, mirip dengan jajanan ote-ote khas Jawa Timur.

Rasanya gurih nikmat, ditaburi dengan topping udang rebon yang renyah. Bakwan Pontianak paling nikmat dimakan panas-panas, dicocol dengan sambal khas yang rasanya asam manis. Segar dan bikin pengen ngunyah terus.

Harganya juga sangat terjangkau, mulai dari Rp 2.500/pcs untuk bakwan biasa, dan Rp 3.500/pcs untuk bakwan rawit rebon/ teri. Nggak heran kalau gerai Bakwan Pontianak selalu laris diburu oleh para pengunjung, penyedia jastip, maupun ojek online.

Baca juga:  Singgah di Rest Area Bekas Pabrik Gula Zaman Belanda

Sejauh ini, favorit saya adalah bakwan biasa. Pernah nyobain yang rawit rebon (isinya cabe rawit banyak banget) langsung mau nangis.

2. Roti Srikaya Tet Fai

Masih dari Kalimantan Barat, kuliner rekomendasi Dari Halte ke Halte yang saya coba adalah Roti Srikaya Tet Fai. Terletak di Jl. Krendang Raya Jembatan Lima Jakarta Barat, Roti Srikaya Tet Fai menawarkan menu aneka roti yang dioles dengan selai srikaya yang lezat. Aneka varian tersebut adalah roti kukus original, panggang, goreng, dan kukus pandan. Selai srikayanya juga dijual per-jar. Harga rotinya pun tidak mahal, hanya Rp 3.500/ pcs.

Sejauh ini, favorit saya adalah roti kukus original. Tekstur rotinya mirip seperti bakpao, lembut. Dioles dengan selai srikaya yang melimpah. Selai srikayanya ini enak sekali karena tidak terlalu manis, rasanya pas sehingga tidak membuat eneg. Paling enak dimakan pagi-pagi saat masih panas. Biasanya saya kukus ulang di magicom bersama nasi 😀

Baca Juga: Sensasi Kuliner ala Pesiar di Marina Batavia Sunda Kelapa

3. Risoles Suisse Bakery

Suisse Bakery terletak di Jl. Hayam Wuruk, Mangga Besar Jakarta Pusat. Salah satu menu yang paling recommended di sini adalah risoles ragoutnya. Risoles Suisse Bakery berisi sayuran dan daging ayam yang dicincang kasar. Porsinya lumayan besar dan mengenyangkan, sesuai dengan harganya yang agak mahal yaitu Rp 11.000/ pcs.

Saya kebetulan sudah 2 kali membeli risoles Suisse Bakery ini. Pembelian pertama lumayan enak karena daging ayamnya lembut dan menyatu dengan ragoutnya. Namun, di pembelian kedua ternyata banyak tulang muda yang ikut tercampur ke dalam risoles, sehingga saya menjadi kurang suka. Huhuhu. Risolesnya enak banget padahal, cuma kurang cocok dengan isian ayamnya.

Baca juga:  Wisata ke Ciwidey: Kampung Cai, Rusa, dan Kawah Putih

4. Roti Bakar Agus Robaba

Agus Robaba (Roti Bakar Bandung) sejatinya adalah sebuah gerobak kaki lima yang terletak di samping McDonalds Gajah Mada, sekitar 80 meter dari Halte Trans Jakarta Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Menu yang ditawarkan Agus Robaba adalah roti bakar aneka rasa, mulai dari buah-buahan, coklat meises, srikaya, choco crunchy, dan masih banyak lagi. Yang membuat ia kebanjiran pelanggan adalah rasa roti bakarnya yang khas dipadu dengan topping yang luber-luber.

Varian yang pernah saya coba adalah Robaba choco crunchy, yaitu roti bakar yang diisi dengan selai cokelat Goldenfil (mirip-mirip Ovomaltine). Enak, tapi manis banget untuk saya. Harganya Rp 14.000 saja per porsi.

5. Mie Ayam RR Fatmawati

Siapa disini yang merupakan pecinta mie ayam “abang-abang”? Hehehe. Yang rasanya nendang, berpadu dengan topping ayam berkuah kental dan tentunya mecin 😀

Oleh karena banyak banget yang ngomongin, penasaran lah saya dengan Mie Ayam RR yang terletak di Fatmawati, Jakarta Selatan ini. Mie Ayam RR memiliki citarasa “kampung” yang khas, berbeda dengan mie ayam gaya Chinese.

Agar lebih nikmat, khusus kepada pelanggan jastip dan takeaway, Mie Ayam RR dikemas dalam bentuk ready to cook. Jadi, mie-nya harus kita rebus sendiri bersama dengan sawi dan daun bawangnya. Penampakannya jadi seperti ini:

Rasanya? Mamamia lezatos, enak banget! Duh nulis ini aja saya jadi kepengen pesan Mie Ayam RR lagi! Rasa ayamnya gurih, nikmat meleleh di mulut, dilengkapi minyak ayam yang rasanya semakin sempurna ketika mie-nya diaduk. Hati-hati sambalnya agak pedas. Totally worth to try!

Harga Mie Ayam RR per porsi mulai dari Rp 14.000 (mie ayam polos) sampai dengan Rp 24.000 (mie ayam bakso ceker sayap).

Baca juga:  The Cliff Bar at Six Senses Uluwatu: Resto Cantik di Selatan Bali

Baca Juga: Ini Dia 5 Kuliner Jogja yang Bikin Rindu

6. Tomaple Donuts

Tomaple Donuts adalah kedai donat kentang premium yang menyajikan donat dengan berbagai varian topping unik. Kedai Tomaple Donuts terletak di Jl. Radio Dalam Jakarta Selatan dan Wisma BNI 46 Jakarta Pusat.

Beberapa varian topping donat yang ditawarkan adalah gula tabur, cinnamon sugar, Nutella, peanut butter and jelly, cookies and cream, hingga cheese bomb. Untuk yang kurang suka manis, ada pilihannya juga yang asin yaitu spicy smoked beef, sosis, abon, dan baso ayam. Harganya adalah Rp 11.000 – Rp 13.000 saja per pcs.

Untuk rasa donat favorit saya adalah tiramisu. Rasanya mirip seperti J.Co, namun manisnya nggak bikin pusing. Pas deh 🙂

Sebenarnya, masih banyak kuliner rekomendasi Dari Halte ke Halte yang belum saya coba, seperti Dimsum Arsyif, Mie Terempak, Bopet Mini, Gudeg Bu Tinah Gondangdia, Nasi Bebek Cak Malik, dan lain-lain. Semoga, di lain waktu saya sempat mencicipi kuliner-kuliner tersebut secara dine-in, tentunya kalau pandemi COVID-19 sudah musnah.

Baca juga lanjutan petualangan kuliner saya tentang Rekomendasi Dari Halte ke Halte Part 2. Kalau kuliner favoritmu di Jakarta apa nih? Bagi rekomendasimu di kolom comment, ya.

Referensi:

  1. Instagram Dari Halte ke Halte
  2. Kompas.com “Dari Halte Ke Halte, Rekomendasi Kuliner sampai Tempat Rekreasi di Ibu Kota” link
Share it: