Travelers, penerbangan panjang kadang bisa menjadi sangat melelahkan. Dimulai dari proses keberangkatan yang mungkin lebih lama daripada penerbangan pendek (misal: karena proses imigrasi untuk penerbangan internasional), lamanya durasi perjalanan, hingga kemungkinan menghadapi kejadian tidak diinginkan pada saat sampai di bandara tujuan (misal: bagasi tertinggal). Untuk mengantisipasi ketidaknyamanan tersebut, ada sejumlah trik yang dapat kamu lakukan.

Gunakan Pakaian yang Sesuai

Tidak ada yang lebih buruk daripada terperangkap dalam penerbangan panjang dengan pakaian yang saltum. Menyusahkan diri sendiri, mau bergerak susah, dan juga tidak nyaman.

Kunci dari nyaman berpakaian saat penerbangan panjang adalah layering. Maksudnya adalah, mengenakan pakaian secara berlapis. Contoh: layer 1 adalah T-shirt, kemudian di-layer dengan cardigan panjang beserta celana panjang, serta pashmina untuk menghalau udara dingin di kabin.

Dalam penerbangan apapun, usahakan untuk selalu menggunakan pakaian yang pas dan menutupi seluruh tubuh (seperti celana panjang dan baju lengan panjang) serta menggunakan sepatu nyaman yang tertutup (jangan gunakan sepatu hak tinggi!).

Alasannya, apabila terjadi keadaan darurat dalam penerbangan, pakaian tersebut dapat melindungi tubuhmu dari goresan benda tajam atau bahkan api. Umumnya penumpang yang menggunakan pakaian yang tepat akan dapat melewati proses evakuasi dengan lebih aman. Mau modis dengan mini dress bling-bling, crop top, hot pants, atau stiletto? Sebaiknya pikir ulang sebelum mengenakan hal-hal tersebut.

Baca juga:  Ingin Menjadi Seorang Pilot? Begini Caranya

Baca Juga: Pentingnya Memerhatikan Prosedur Keselamatan dalam Penerbangan

Pilih Posisi Kursi yang Nyaman

Posisi kursi yang tepat akan menentukan kenyamananmu sepanjang perjalanan. Sebelum memutuskan akan dudukdi kursi yang mana, tanyakan kepada dirimu sendiri: apakah kamu sering ke kamar kecil? Jika ya, maka kamu akan lebih nyaman untuk duduk di aisle (gang). Jika tidak, window seat akan lebih nyaman untukmu.

Jika memungkinkan, pilihlah kursi yang berada di dekat exit row (pintu/ jendela darurat pesawat), tidak lebih dari 5 baris (row) setelahnya. Penelitian dari pemerintah USA menyebutkan bahwa dalam kecelakaan pesawat, penumpang yang duduk lebih dari 5 baris dari exit row memiliki kesempatan selamat yang lebih rendah (sumber). Exit row pada pesawat umumnya ditandai dengan kursi berwarna berbeda, seperti pada gambar di atas (berwarna merah).

Hindari posisi kursi di dekat toilet. Dalam penerbangan panjang, penumpang akan bolak-balik pergi ke toilet dan mungkin akan mengganggu kenyamananmu.

Baca juga:  KRL Gerbong Wanita vs Gerbong Campur, Mending Mana?

Minum Banyak Air Putih

Saat melakukan penerbangan, apalagi penerbangan panjang, tubuh kita akan mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengonsumsi air putih dengan cukup. Satu hal penting: jangan mengandalkan air yang diberikan oleh awak kabin karena tidak akan cukup. Solusinya adalah membawa air minum sendiri.

Dalam penerbangan internasional, umumnya petugas Aviation Security akan menyita botol berisi air minum di pemeriksaan keamanan terakhir. Triknya adalah: bawalah botol minum kosong, kemudian isi dengan air minum setelah pemeriksaan keamanan terakhir. Atau, kamu juga bisa membeli air mineral di bandara setelah pemeriksaan keamanan terakhir.

Baca Juga: Tips Melewati Security Check Point Bandara Tanpa Repot

Saya pernah sekali waktu terbang selama 10 jam dengan hanya mengandalkan 1 Aqua botol tanggung (karena lupa). Rasanya ya ampun menyiksa banget. Akhirnya di perjalanan pulang, saya membawa 2 botol Aqua ukuran standar untuk bekal selama di pesawat.

Nikmati Hiburan di Pesawat

Untuk membunuh waktu, kamu dapat menikmati hiburan yang tersedia di pesawat seperti film dan musik. Kamu juga dapat membawa buku, headset, atau apapun yang membuatmu tetap terhibur sepanjang perjalanan.

Baca juga:  7 Fakta Penting Black Box Pada Pesawat

Lakukan Peregangan

Untuk menghindari penggumpalan darah serta tegangnya otot, disarankan untuk melakukan peregangan selama 2-3 jam sekali. Biasanya, saya berjalan di sepanjang lorong pesawat dan melakukan peregangan pada saat antre toilet. Lumayan untuk membuat badan segar.

Bawa Obat-Obatan dan Perlengkapan Pribadi

Ini penting dan jangan sampai terlupakan. Obat-obatan dan perlengkapan pribadi seperti pakaian ganti dan alat mandi wajib kamu bawa di dalam bagasi kabin. Obat-obatan pribadi berguna jika kamu tiba-tiba sakit dalam perjalanan.

Sementara itu, perlengkapan pribadi seperti pakaian ganti dan alat mandi berguna apabila kamu ingin freshen up saat tiba di bandara kedatangan, atau sebagai cadangan jikalau terjadi sesuatu pada bagasi tercatat, seperti tertinggal di bandara transit (hal ini cukup umum terjadi, khususnya bagi penerbangan yang memiliki waktu transit pendek). Better safe than sorry.

Baca Juga: Airport Hotel, Solusi Transit Nyaman di Bandara

Travelers, dengan menerapkan tips-tips di atas dapat membuat kamu lebih menikmati perjalanan panjang menggunakan pesawat. Tips apa saja yang pernah kamu praktekkan? Atau kalau punya tips tambahan, ditunggu sharing-nya di comment ya.

Have a nice flight!

Share it: