DIANISEKARING bandara covid 19

Penerbangan adalah salah satu sektor paling terdampak dari pandemi COVID-19. Pandemi yang mengguncang dunia ini menyebabkan banyak maskapai dari seluruh dunia terpaksa gulung tikar dan merumahkan karyawannya. Itu untuk maskapai ya. Bagaimana dengan bandara?

Ya, COVID-19 cukup mempengaruhi operasional bandara-bandara di Indonesia dan di seluruh dunia. Banyak bandara yang mengurangi jam operasionalnya untuk mengurangi dampak dari COVID-19. Selain itu, diterapkan protokol khusus untuk COVID-19 seperti disinfeksi, pemeriksaan kesehatan penumpang dan pegawai bandara, kewajiban penggunaan masker, dan lain-lain.

Baca Juga: Profesi Apa Saja yang Ada di Bandara?

Ada pendapat yang mengatakan bahwa bandara-bandara di Indonesia harus ditutup untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. Namun, tahu nggak sih kalau justru bandara harus tetap buka di tengah pandemi COVID-19. Mengapa?

1.Melayani Angkutan Logistik

Bandara melayani angkutan logistik (pos dan kargo) yang dibutuhkan oleh masyarakat. Logistik tersebut bisa berupa kebutuhan sehari-hari, makanan dan minuman, kiriman pos/ paket, obat-obatan, dan lain-lain. Bayangkan apabila angkutan logistik tersebut tidak dapat masuk ke suatu kota/ wilayah karena bandaranya tutup.

2.Menjadi Bandara Alternatif Bagi Penerbangan yang Mengalami Kendala

Suatu bandara harus tetap buka (dengan jam operasional yang ditentukan) agar bisa menjadi bandara alternatif bagi penerbangan yang mengalami kondisi darurat atau kendala teknis maupun operasional. Misalkan, terdapat penumpang atau kru pesawat yang sakit (dalam kondisi darurat) dan membutuhkan penanganan medis segera, atau jika terdapat kendala teknis dari pesawat. Atau, misalkan bandara tujuan ditutup karena force majeur (bencana alam, abu vulkanik, dll) sehingga pendaratan dialihkan ke bandara lain yang terdekat.

Baca Juga: Pilot Incapacitation, Ketika Pilot Tak Mampu Menerbangkan Pesawat

3.Melayani Penerbangan untuk Layanan Kesehatan

Peran bandara dalam pandemi COVID-19 ini sangat penting salah satunya dalam pelayanan kesehatan, yaitu untuk pengangkutan sampel/ hasil tes COVID-19, obat-obatan dan alat pelindung diri (APD), alat penunjang kesehatan, dan lain-lain.

Baca juga:  5 Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Duduk di Kursi Dekat Pintu Darurat Pesawat

4.Pelayanan Navigasi Penerbangan (AirNav) yang Tidak Dapat Dihentikan

tower ATC. Foto: AP I

Pergerakan pesawat di wilayah darat dan udara di Indonesia dipantau dan dipandu oleh sistem Air Traffic Control (ATC) yang dilaksanakan oleh perusahaan AirNav Indonesia (berbeda dari perusahaan operator bandara). Jadi, buat yang pernah lihat ada menara tinggi di bandara, dan isinya adalah orang-orang yang “halo-halo” memandu pergerakan pesawat melalui radio, nah itulah petugas Air Traffic Controller.

Lalu, apa kaitannya dengan pelayanan navigasi penerbangan?

Agar pesawat dapat terbang ke bandara tujuan dengan selamat, diperlukan panduan dari menara ATC, mulai dari persiapan lepas landas (di bandara asal), saat pesawat mengudara, hingga saat mendarat dan parkir di bandara tujuan. Petugas ATC di bandara tidak hanya melayani navigasi pesawat yang lepas landas dan mendarat di bandaranya saja, namun juga melayani seluruh penerbangan yang berada di wilayah kerjanya (region).

Baca juga:  Panduan Terbang di Kala Pandemi COVID-19

Meskipun begitu, ada daerah tertentu yang ‘menutup’ bandaranya selama pandemi COVID-19 ini, salah satunya adalah Bandara Sentani Jayapura. Namun, penutupan tersebut khusus untuk layanan pengangkutan penumpang. Jadi, bandara masih tetap buka untuk layanan kargo, pos, dan operasional lainnya.

Nah Travelers, begitu kira-kira alasan mengapa bandara harus tetap buka di tengah pandemi COVID-19. Peran bandara di saat genting ini sangat penting untuk konektivitas antar wilayah, demi menghentikan laju penyebaran si virus mematikan.

Travelers, semoga pandemi ini segera berlalu ya agar kita dapat menjalani hidup dengan normal (plus kangen jalan-jalan juga sih). Semoga tidak ada lagi korban berjatuhan dan Allah memberikan kesehatan untuk kita semua. Adios!

Share it: