Mengenal Minyak Esensial di Rumah Atsiri Indonesia

Mengenal Minyak Esensial di Rumah Atsiri Indonesia

Siapa di sini yang merupakan penggemar berat minyak esensial/ essential oils?

Semenjak 3-4 tahun lalu, saya mulai mengenal minyak esensial Young Living. Minyak esensial/ essential oils ini memiliki banyak fungsi berdasarkan jenisnya, seperti peppermint untuk menghilangkan pusing dan mual, lemon untuk meningkatkan daya tahan tubuh, lemongrass untuk meningkatkan nafsu makan, thieves untuk meningkatkan imunitas tubuh, dan lain-lain. Rasanya saya nggak bisa hidup tanpa minyak-minyak ajaib ini 😀

Oleh karena itu, ketika saya mendapatkan informasi bahwa di Desa Plumbon, Karanganyar, Jawa Tengah sudah terdapat Rumah Atsiri Indonesia, essential oils edu-recreation complex,saya langsung merajuk ke suami buat melipir ke sana saat liburan Natal kemarin.

Berawal Dari Pabrik Citronella

Berdasarkan informasi yang dilansir dari website Rumah Atsiri Indonesia, awal mulanya tempat ini adalah sebuah pabrik distilasi Citronella yang selesai dibangun pada tahun 1963. Pabrik ini merupakan kerjasama antara Indonesia dan Bulgaria, dan Desa Plumbon, Tawangmangu Karanganyar dipilih sebagai site plant untuk pembudidayaan tanaman citronella.

Pabrik ini kemudian terlantar dan sempat beralih kepemilikan beberapa kali, hingga akhirnya dibeli oleh Rumah Atsiri Indonesia pada tahun 2015. Kawasan ini kemudian dikembangkan menjadi wisata edukasi dan rekreasi untuk mengenal minyak esensial dengan konsep industrial.

Baca juga:  Memantau Anak Krakatau

Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Untuk menuju Rumah Atsiri Indonesia, kamu harus berkendara selama kurang lebih 1 jam dari kota Solo, Jawa Tengah ke arah Desa Plumbon, Tawangmangu, Kab. Karanganyar. Tempatnya tidak sulit untuk dicapai, cukup mengikuti jalan utama Solo – Tawangmangu, dan akan terlihat plang Rumah Atsiri Indonesia di sebelah kanan jalan. Udara di sini cukup sejuk karena Tawangmangu terletak di kaki Gunung Lawu.

Untuk dapat memasuki area Rumah Atsiri Indonesia, pengunjung dikenakan biaya Rp 50.000,- per orang, dan dikembalikan dalam bentuk voucher yang dapat kita gunakan untuk berbelanja minyak esensial, makan di restoran, mengikuti tur edukasi minyak esensial, atau mengikuti workshop pembuatan minyak esensial, bath bomb, sabun, dan lain-lain.

Salah satu sudut Rumah Atsiri Indonesia
Bunga ‘udel-udel’, kata mbaknya 😀
Area workshop
Citronella Science Lab

Sayang sekali saat itu waktu saya tidak banyak. Jika ada waktu luang, saya ingin sekali mengikuti workshopnya, sepertinya menarik.

Baca juga:  Tips Mudik Nyaman Naik Pesawat Udara

Area Berbelanja

produk-produk Rumah Atsiri Indonesia

Memasuki area perbelanjaan, terdapat aneka suvenir yang ditawarkan seperti boneka, t-shirt, soap and bath bomb kit (yang dapat dibuat sendiri di rumah), aneka tas dan notebook dari barang bekas, mainan anak eco-friendly, dan yang pasti minyak esensial.

Ragam minyak esensial
Such a happy place for me
Minyak esensial Lavender

Saya bersemangat sekali untuk mencoba minyak esensialnya satu per satu. Waah, wanginya enak-enak dan segar! Saya memutuskan untuk membeli minyak esensial Lavender yang wanginya sangat menenangkan.

Restoran

Minuman segar

Restoran di Rumah Atsiri Indonesia menyediakan aneka makanan Indonesia dan Western, dengan bahan-bahan yang bersumber dari budidaya sendiri.

Saya memesan semacam es soda dengan selasih dan buah, rasanya enak dan segar! Untuk makanannya, to be honest menurut saya biasa saja. Saya memesan chicken katsu untuk anak saya and it turns out very dry.

Di depan restoran, terdapat marigold plaza yang cantik sekali, dan menjadi tempat favorit pengunjung untuk berfoto.

Marigold plaza
Area restoran yang terletak di samping marigold plaza

Saran saya, jika hendak berkunjung ke sini usahakan di pagi hari saat baru buka, sehingga dapat berfoto dengan leluasa tanpa terhalang oleh pengunjung lain.

Baca juga:  Hidup Tanpa Traveling Itu..

Rumah Kaca

Rumah kaca ini merupakan salah satu spot favorit pengunjung karena keunikannya. Rumah kaca ini berbentuk seperti undakan dan memiliki beberapa anjungan dengan hiasan bunga-bunga dan tanaman yang cantik. Tiket masuk untuk ke rumah kaca ini (tanpa guide) adalah Rp 20.000 saja, bisa dibayarkan dengan menggunakan voucher yang dibeli pada saat masuk tadi.

Puas sekali rasanya saya bisa mengunjungi Rumah Atsiri Indonesia. Semoga di kunjungan berikutnya, saya bisa mengikuti workshop serta educational tour untuk lebih mengenal minyak atsiri beserta tumbuhan-tumbuhannya.

Jadi, buat kamu Travelers yang sedang berwisata ke Yogyakarta atau Solo, kamu bisa banget berkunjung ke sini untuk menambah wawasan dan lebih mengenal minyak esensial.

Happy traveling!

Rumah Atsiri Indonesia
Jl. Watusambang, Watusambang, Plumbon, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57792

Phone: +62 812 111 222 63
Email: contact@rumahatsiri.com

Buka jam 10.00 – 17.00

Share it:

This Post Has 61 Comments

  1. Mesra Berkelana

    Sudah lama penasaran pengen main ke sini. Apalagi musim hujan gini kayaknya bakalan seger banget udaranya dan suasananya juga nyaman.

    Owh aku baru tahu ternyata masuknya bayar 50k ya. Untuk workshopnya itu kisaran biayanya apakah ya 50k itu Kak ?

    1. Kebetulan waktu aku kesana lagi hujan deras, jadi adem sekali. Kurang tahu untuk biaya pastinya, tapi kalau tidak salah memang Rp 50 ribu 🙂

  2. Yus trini

    Wah tiketnya lumayan tuh! Udah bayar segitu masih harus bayar lagi kalau mau masuk ke rumah kaca.

    1. Enggak Mba, bayarnya pakai voucher Rp 50 ribu yang tadi dibeli di pintu masuk, kebetulan kalau voucher saya sudah habis buat belanja hehe

  3. Ernawati Lilys

    Wah, aku ke solo dan melewati rumah atsiri ini , karena baru tahu infonya. Mupeng balik lagi dan bisa merasakan sensasi di rumah Atsiri nih.

  4. Emma Malika

    Harga tiketnya sepertinya worth it ya, karena akan menjadi oleh-oleh bermanfaat. Pergi ke sana pun selain berwisata, ternyata dapat menambah wawasan juga melalui workshop. Jadi dapat banyak manfaat dengan sekali merengkuh dayung ya mbak.

  5. ria

    Waduuuh pingin juga kesini ah kalau lagi ke Solo seru dan anti-mainstream bgt buat wisata. anw aku juga suka bgt sama peppermint dan lemon.

  6. Visya Al Biruni

    Waah HTm nya unik banget yaa Mbak. Berasa ngga rugi deh. Aku penasaran sama makanan2nga dan juga tentunya minyak atsiri itu sendiri. Kayaknya belum pernah coba

  7. Heizyi

    Baru tahu kalo essential oil itu ternyata banyak macamnya mbak. Fungsinya juga beragam ya. Sayang akhir bulan kemarin ke jateng tapi belum dapat info ini. Yah, semoga suatu saat bisa sampai ke rumah atsiri ^^

  8. renayku

    aku penasaran deh sama Rumah Atsiri ini.. kayaknya nanti kalo ke Solo kudu mampir ke sini deh.. udah beberapa kali liat di google tentang tempat ini eh tnyata mba Diani bahas tempat ini secara lengkap.. makasi ya mba.. aku jadi makin penasaran nih hahay

    1. iya memang baru banyak diulas di akun-akun wisata ya Mba, bikin penasaran makanya aku ke sini, semoga bisa segera mampir mba 🙂

  9. mellisa lisa

    Kalau aku bukan termasuk penggemar essential oil, jadi ngga begitu tau banyak tentang essential oil. Tp tiket nya segitu worth it banget ya karena banyak yg kita dapat.

  10. Fazirotul Firdaus

    Aku lumayan suka sama essential oil sejak aku rajin bikin sabun, tapi aku lebih suka essential oil lokalan sih karena aku pernah baca life story owner Young Living yang menurutku dark banget. Mana harganya juga lumayan.

  11. Yaampun kak worth it banget ya.. tapi itu oil bisa dipakai dari umur berapa sampe berapa ya kak? Dan pengunaannya kaya gimana sih oil itu. Maaf aku baru tau tentang ini huhu:(

    1. Kalau Young Living Essential oil bisa dipakai mulai dari bayi, ada oil khusus (Gentle Baby – buat mengobati kolik dan kembing bayi, Myrtle – buat batuk pilek), kalau buat dewasa ada banyak banget. Cara pakainya cukup 1-2 tetes dioleskan di belakang telinga, dipijat di telapak kaki, atau di tempat yang kita inginkan. Aku sukanya di titik pijat di kanan- kiri kepala, atau di dada biar mudah terhirup.

      Untuk oil tertentu, atau jika ingin mengaplikasikan oil ke bayi, harus diencerkan dulu dengan carrier oil (misal: VCO) dengan perbandingan 1:4 (1 tetes essential oil : 4 tetes VCO).

      Kalau nggak mau dipakai di badan, bisa di – diffuse Mba.. jadi dimasukkan ke diffuser dan dikasih air, nanti keluarnya bentuk uap dingin dan bisa dihirup. Enak banget.

      Begitu kira-kira hehhee.

  12. Eni Martini

    wuihh pengen banget kesana, harga tiketnya boleh juga tu. Penasaran banget, kalau ngajak keluarga rekomen ga mba? Penasaran sama minyak disana

  13. anggraeni septi

    Ya ampun mba, aku baru tahu loh ada Rumah Atsiri di Solo. Entar kalo ke Solo kudu mampir ya. Tempatnya sejuk gt ya. Btw, aku jadi makin kepo sama oil oilan, karena blom pernah beli.hehe.

  14. Fery Arifian

    baru tau kalau ada tempat kayak gini juga di Karanganyar, aku tahunya cuman Rumah Teh Ndoro Donker sama Candi Cetho aja. Secara iklim dan geografis tempatnya emang bagus sih karena lokasinya ada di kaki gunung Lawu. Next time kalau main ke Solo lagi bakal ngajak orang tua ke sini, pasti bakal borong hehe

    1. Iya.. yang aku suka pemandangannya bagus banget dan udaranya sejuk, cocok banget buat berwisata dengan keluarga.

  15. Hastira

    wah asyik banget ya, tempatnya, kebayang sih , jadi mau juga ke sana

  16. Justin Larissa

    Hai Mba Diani. Ulasannya cuchmey deh, bisa day trip juga kayaknya dari Jogja yah. Mba mau tanya, workshopnya itu diselenggarakan tiap akhir pekan atau ada di weekdays juga yah?

    1. Halo Mba Justin, berdasarkan informasi di website, workshop dilaksanakan setiap hari, tapi on appointment Mba, jadi harus registrasi dulu via email 🙂

  17. Vicky Laurentina

    Mbak Diani, blogger-blogger lain sudah menulis tentang Rumah Atsiri ini, tapi saya rasa tulisan Mbak Diani ini yang bikin saya jadi tertarik ingin kemari. Foto-foto Mbak lebih bagus.

    Oh ya, berapa ya rerata harga minyak esensial yang boleh dibeli pengunjung di situ? 🙂

    1. Waah terima kasih Mbak Vicky atas apresiasinya 😀 kebetulan saya memang senang memotret, jadi kalau foto di blog harus maksimal. Hehehe.

      Harganya mulai dari Rp 100.000-an Mbak, berbeda-beda tiap varian 🙂

  18. Dinilint

    Hai mbak, salam kenal!

    Rumah Atsiri Indonesia ini jadi salah satu destinasi favorit aku. Pertama kali ke sana & langsung jatuh cinta. Aku suka banget dengan desain, udara, & tentu saja tanaman-tanaman yang rapi & sehat. Aktivitas favoritku di sana saat ikut tur keliling Rumah Atsiri.

    Aku berencana balik lagi ke sana untuk ikut workshop-workshopnya ah.

    1. Halo Mbak Dini.. sama nih, aku juga jatuh cinta banget sama tempatnya. Kalau kesana lagi pengen ikut workshopnya juga. Salam kenal juga ya Mbak.

  19. Relinda Puspita

    Segar banget, Mbak, suasananya. Termasuk juga minumannya. Asyik banget buat santai… Terus, pas lihat botol-botolnya, serasa aromanya langsung ke hidung.

    1. iya Mbak Inda.. buat yang senang kosmetik dan essential oils pasti senang berkunjung ke sini.

  20. Ibadah Mimpi

    Wahh jadi pangling gitu ngeliat dekorasi ruangannya yang apik banget mbak. Kayaknya bakalan susah buat keluar dari tempat ini. Pengen nyantai aja bawaaannya. Hahaha

  21. tarjiem

    Khasiatnya mirip minyak telon. Apa sama aja kali ya. Ngeliat suasananya yang sejuk, rasanya cuma pengen goleran kalau sudah sampai sana.

    1. Hehhe beda mas, kalau minyak atsiri itu konsentrat jadi pakainya cukup 1-2 tetes. Bener banget, di sana hawanya mager makanya aku betah berlama-lama.

  22. dgoreinnamah

    Ahahaa, kok bunga udel-udel sih.

    Seneng deh ada tempat begini dan seneng juga ada guide yang bisa mendampingi.
    Sayang banget ya mbak nggak bisa ikutin tur edukasinya ya

    1. Iya itu nama lokalnya, hihi. Betul, sayang banget, nanti kalau kesana lagi aku mau ikut workshop dan turnya

  23. Syaiful BS

    Aku penyuka aroma terapi kak!
    Ternyata ini yaah kak Rumah Astiri Indonesia yang terkenal dengan Minyak Esensialnya. AKu bisa kalap nih kak kalo kesini, soalnya pasti banyak banget aroma terapi yang wanginya enak-enak hehe. Oh ternyata HTM Rp. 50.000,- tapi nanti jadi voucher yang bisa dipakai untuk apa aja yaah kak sangat menarik !

    1. Iyaa jadi gak rugi beli tiket Rp 50rb karena dibalikin dalam bentuk voucher belanja, pasti habis sihh duit segitu di sana karena sangat menggoda essential oilsnya.

  24. Hani

    Aku suka nih artikelnya. Apalagi aku suka essential oil. Wangi citronella, lemon, cengkeh, aku suka. Berapaan ya sebotol kecil tsb?
    Kapan ya ke sana? Kalo ke Solo sih bbrp kali naik KA dari Bandung.

  25. Aku nggak tau Minyak Atsiri (dan nggak terlalu minat juga buat beli), tapi boleh juga ke sini karena udaranya sejuk, pemandangan hijau, banyak spot menarik, dan ada beberapa aktivitas. Kalo aku sih bakal pake voucher-nya buat makan

    1. Hehe iya cowok sih 😀 tapi suamiku jd suka essential oils gara-gara sering aku racunin hehe. Nice, vouchernya bisa buat makan atau tur edukasi.

  26. Jalan-Jalan KeNai

    Jadi dengan harga tiket segitu sebetulnya membuat pengunjung jadi belanja. Sayang kan kalau gak dibelanjain. Tetapi, kalau lihat foto-fotonya memang asik buat bekanja di sana. Tidak sekadar menikmati areanya.

  27. Nailah

    Rumah Atsiri ini hits banget ya, pasti jadi tujuan favorit banget buat para perempuan yaa betah lama-lama di sini..

  28. Dedew

    Belum pernah berkunjung ke sini dan jadi mupeng karena baca artikelnya, kudu ngajak para mamak kompleks nih piknik ke sini..

  29. Putu Sukartini

    Wah libur lebaran tahun lalu aku ke Karanganyar, malah gak tau ada tempat secakep ini
    Kayaknya kode nih buat balik lagi ke Karanganyar
    Bagus banget tempatnya, wisata edukasi yang benar-benar bermanfaat

  30. Waah baru tau ada Rumah Atsiri di Solo dan boleh dikunjungi untuk umum. Bayar 50 ribu nggak rugi ya mbak karena kan dapat produknya juga ya

  31. Istiana Sutanti

    Aahh.. bisa aku save untuk destinasi selanjutnya kalau ke Soloo.. Thanks reviewnya mbaakk 😀

  32. Afifah Haq

    Baru tau ada Rumah Atsiri di sini.. Aku pengguna minyak atsiri juga mb, tiap hari ku nyalain diffuser. Kapan2 kalau ke Jogja mau main ah ke sini

    1. Kalau suka essential oils pasti senang banget ke situ mba.. hehe BTW ini di Karanganyar Mba. Tetangganya Solo 😀

Leave a Reply