Hai Travelers, kali ini saya akan mengajak kamu untuk berkeliling menikmati cantiknya 4 bandara yang ada di Indonesia.

Selama 5 tahun terakhir, banyak sekali pembangunan infrastruktur bandara yang telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa bandara.Sebut saja, perluasan sisi udara (airside) Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai pengganti Bandara Adisutjipto Yogyakarta, pembangunan Terminal Baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, dan lain-lain. Langsung aja yuk, kita simak satu per satu!

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS)

Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Foto: AP I

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS), atau yang sering disebut Bali Airport, adalah salah satu pintu gerbang utama pariwisata Indonesia. Setiap tahunnya, kunjungan wisatawan baik domestik dan internasional terus meningkat. Apalagi, Bali sering sekali dijadikan lokasi konferensi internasional seperti contohnya IMF, ACI, dan lain-lain.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki desain yang unik, khususnya untuk Terminal Internasional. Terminal Internasional didesain layaknya “ombak” di pantai Bali yang mengundang turis untuk surfing.

Spot paling cantik menurut saya di bandara yang memiliki kapasitas 25 juta penumpang per tahun ini adalah di area komersial Terminal Internasional. Kenapa? Karena di Terminal Internasional tersebut, terdapat sebuah tugu jam ikonik “Bale Kulkul” yang didesain oleh Nyoman Nuarta, salah satu seniman terkemuka di Bali.

Bale Kulkul. Foto: AP I

Pokoknya kalau kamu terbang melewati Bandar I Gusti Ngurah Rai, bakal dapat pengalaman yang “Bali Banget” deh! Hal tersebut dibuktikan dengan terciumnya aroma khas Bali sesaat setelah penumpang memasuki area terminal bandara.

Baca juga:  Jangan Tidur Saat Pesawat Lepas Landas dan Mendarat, Ini Alasannya

Yogyakarta International Airport (YIA)

Ada yang sudah pernah mendengar tentang Yogyakarta International Airport (YIA)? YIA adalah bandara baru yang dibangun sebagai solusi atas Bandara Adisutjipto Yogyakarta yang sudah kelebihan kapasitas.

YIA terletak di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, DIY. Saat ini, YIA telah melayani 24 penerbangan per hari untuk rute domestik dari maskapai Batik Air, Lion Air, Citilink, Indonesia Air Asia, dan Garuda Indonesia.

Progres Pembangunan Yogyakarta International Airport per 6 Oktober 2019

Selain memiliki luas terminal 210.000 m2 atau 12 kali lipat dari Bandara Adisutjipto, YIA juga memiliki landas pacu/ runway yang panjangnya 3.250 m sehingga dapat mengakomodir pesawat-pesawat wide body untuk mendarat di sana.

Pesawat wide body adalah pesawat berbadan lebar yang umumnya digunakan untuk penerbangan jarak jauh. Jadi, mungkin banget nih jika suatu saat nanti dari YIA kamu bisa terbang langsung ke Arab Saudi atau ke belahan dunia lain, tanpa harus transit terlebih dahulu di Jakarta.

Baca juga:  Etika Saat Naik Pesawat

Baca juga: YIA Buat Yogya Makin Istimewa

Desain Bandara YIA. Dok. AP I

Uniknya, YIA didesain dengan berlandaskan pada kearifan lokal Yogyakarta. Di bagian atapnya memiliki motif “batik kawung” yang bermakna kesempurnaan, kemurnian, dan kesucian.

Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang (SRG)

Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Semarang

Nah, ini juga salah satu bandara yang tak kalah cantik yang terletak di Ibukota Provinsi Jawa Tengah, yaitu Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang (SRG). Terminal Baru bandara ini diresmikan pada tahun 2019 dan beroperasi menggantikan terminal lama.

Yang unik dari Bandara Semarang ini adalah sudut-sudutnya yang begitu cantik, dilengkapi dengan miniatur tempat wisata khas Semarang, yaitu Gereja Blenduk dan Klenteng Sam Po Kong.

Miniatur Gereja Blenduk. Foto: AP I
Area Baggage Claim Bandara Semarang, Foto: AP I

Mengusung konsep green eco airport, Bandara Semarang ini dibangun di atas air. Bandara ini juga sangat luas dan bersih sehingga menambah kenyamanan penumpang yang hendak bepergian.

Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (BPN)

Balikpapan Airport. Foto: AP I

Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan terletak di Kalimantan Timur. Bandara ini mengusung konsep green airport yang memadukan antara hutan hujan tropis Kalimantan dengan modernitas.

Baca juga:  Fakta- Fakta Tentang Penerbangan yang Wajib Kamu Tahu

Terminal Baru bandara yang diresmikan pada tahun 2014 ini memiliki kapasitas 10 juta penumpang per tahun. Bandara Balikpapan memiliki ciri khas konter check-in-nya yang berbentuk seperti “jamur payung”.

Check in area. Foto: AP I

Bandara Balikpapan juga punya fasilitas unggulan, yaitu Airport Cinema pertama di Indonesia, lho. Jadi sembari menunggu penerbangan, kamu bisa nonton film terlebih dahulu. Gratis pula.

Airport Cinema. foto: AP I

Bandara Balikpapan juga memiliki 3D Toilet yang membuat pengunjung seolah-olah sedang berada di Kepulauan Derawan. Seru banget kan!

Nah Travelers, gimana? Cantik-cantik kan bandara di Indonesia. Nggak kalah dengan bandara luar negeri. Semua itu tidak lepas dari peran Kementerian Perhubungan selaku regulator transportasi udara di Indonesia.

Dengan service excellence yang mengutamakan kenyamanan pelanggan, serta keramahtamahan khas Indonesia membuat penumpang semakin betah untuk menikmati perjalanan di bandara. Senantiasa #SelamatAmanNyaman!

Kalau kamu, sudah pernah berkunjung ke bandara mana saja? 🙂

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Menulis Blog Kementerian Perhubungan.

Follow Instagram Kemenhub di @kemenhub151

Share it: