Dear Travelers, saat hendak naik pesawat, kita pasti akan mendengar serangkaian pengumuman dari pramugari, mulai dari saat lepas landas, saat terbang, hingga saat mendarat. Sebenarnya, apa arti dari pengumuman-pengumuman tersebut?

Sebelum melangkah lebih lanjut, pramugari sendiri sebenarnya memiliki tugas utama untuk menjaga seluruh penumpang pada saat terjadi keadaan darurat penerbangan. Pramugari telah melalui serangkaian pelatihan untuk bersiap menghadapi kondisi darurat. Jadi, tugas pramugari bukan hanya menyajikan teh, kopi, dan makanan ya! Tugas mereka jauh lebih berat daripada itu karena berkaitan dengan nyawa orang banyak.

Nah, biar lebih paham pada pengumuman saat berada di pesawat, yuk kita bahas satu persatu!

Sebelum Lepas Landas/ Take Off

Lion air saat taxi (melewati taxiway). Foto: AP1

“Para penumpang yang terhormat, selamat datang di penerbangan ——— dengan tujuan ——. Penerbangan ke —— akan kita tempuh dalam waktu ——- dengan ketinggian jelajah ——- di atas permukaan air laut”

Saat seluruh penumpang telah duduk, pramugari akan memberikan pengumuman yang berisi tentang informasi dasar penerbangan, kota tujuan, waktu tempuh dan ketinggian jelajah pesawat.

Baca Juga: Ketahui Arti Kalimat yang Sering Diucapkan Pilot di Pesawat

“Perlu kami sampaikan bahwa penerbangan ini adalah tanpa asap rokok. Merokok di kamar kecil akan mengaktifkan detektor asap”

Merokok di dalam pesawat tidak diperbolehkan sesuai dengan peraturan keselamatan penerbangan. Kalau masih ada yang nekat merokok di kamar mandi, awak kabin akan menindak tegas dan siap-siap aja di-cyduk aparat keamanan di bandara tujuan.

“Sebelum lepas landas kami persilakan kepada Anda untuk menonaktifkan telepon genggam, menegakkan sandaran kursi, menutup dan melipat meja, mengencangkan sabuk pengaman, dan membuka penutup jendela,”

Saat lepas landas dan mendarat adalah saat yang paling krusial bagi pesawat. Hal ini disebabkan 80% kecelakaan pesawat terjadi pada saat lepas landas dan mendarat (walaupun tidak menutup kemungkinan terjadi di fase lainnya). Saat kecelakaan terjadi, penumpang hanya memiliki waktu 90 detik untuk menyelamatkan diri. Apabila sandaran kursi masih dalam kondisi recline, maka penumpang di belakangmu dapat terperangkap.

Baca juga:  Panduan Terbang di Kala Pandemi COVID-19

Begitu pula dengan menutup dan melipat meja. Pada saat lepas landas dan mendarat, guncangan biasanya akan terasa dengan kuat. Penumpang dapat cedera apabila terbentur meja.

Mengencangkan sabuk pengaman berfungsi agar penumpang tetap pada tempatnya walau terjadi turbulensi hebat. Hal tersebut juga mencegah penumpang dari cedera. Tuh, jangan bandel yah kalau disuruh mengencangkan sabuk pengaman oleh pramugari! Itu buat keselamatan kita juga kok.

Membuka penutup jendela berfungsi agar penumpang dapat melihat kondisi di luar kabin pesawat. Apabila tiba-tiba ada kejadian darurat seperti mesin pesawat yang terbakar, penumpang dapat menginformasikan kepada awak kabin sehingga dapat ditangani dengan lebih cepat. Pada saat hendak lepas landas dan mendarat, awak kabin juga akan mematikan lampu kabin karena alasan yang sama.

Baca Juga: Pentingnya Memerhatikan Prosedur Keselamatan dalam Penerbangan

“Atas nama ——— Kapten ——- dan seluruh awak kabin yang bertugas mengucapkan selamat menikmati penerbangan ini.”

Safety Demonstration

Safety demo. Foto: Travelerstoday

“Para penumpang yang terhormat, kami mohon perhatian Anda sejenak. Sesuai dengan peraturan keselamatan penerbangan sipil kami harus menunjukkan dan memperagakan kepada Anda tentang bagaimana cara menggunakan sabuk pengaman, masker oksigen, mengoperasikan pintu dan jendela daruat, baju pelampung, serta kartu keselamatan,”

Sesuai dengan regulasi penerbangan yang diatur oleh ICAO (International Civil Aviation Organization), setiap maskapai wajib memberikan/ memperagakan informasi keselamatan (safety demo). Hal ini disebabkan karena dalam dunia penerbangan, keselamatan dan keamanan merupakan hal yang utama. The sky is vast, but there’s no room for error.

“Saat ini sabuk pengaman Anda telah terpasang. Kami akan menunjukkan bagaimana cara mengunci, mengeratkan, dan melepaskan sabuk pengaman Anda,”

Sabuk pengaman itu wajib dipakai yah guys apabila tanda “Fasten your Seatbelt” menyala di kabin. Apabila turbulensi terjadi, sabuk pengaman dapat melindungi diri kita dari resiko cedera.

Baca juga:  Fakta- Fakta Tentang Penerbangan yang Wajib Kamu Tahu

Baca Juga: 5 Fakta yang Perlu Kamu Tahu Seputar Turbulensi Pesawat

“Apabila tekanan udara di kabin berkurang secara tiba-tiba, masker oksigen akan keluar. Tarik masker oksigen ke arah Anda, pasang menutupi mulut dan hidung, kaitkan karet di kepala, dan bernafaslah seperti biasa. Penumpang yang membawa anak-anak harus mengenakan masker terlebih dahulu, sebelum mengenakan masker kepada anak Anda,”

Well, ini adalah kejadian yang harusnya kita jangan sampai mengalami (amin ya robbal alamin). Apabila tekanan udara berkurang secara tiba-tiba (decompression) maka penumpang hanya memiliki waktu sekitar 30 detik sebelum merasa pusing karena kekurangan oksigen (sumber: CNN.com). Lebih dari itu, maka kamu bisa pingsan shay. Selamatkan diri kamu sendiri sebelum menolong orang lain.

“Pesawat ——— dilengkapi dengan —– pintu dan jendela darurat. —- di kabin bagian depan, —- di kabin bagian tengah, dan ——- di kabin bagian belakang.”

Setiap pesawat dilengkapi dengan pintu dan jendela darurat yang terletak di bagian depan, tengah, dan belakang pesawat. Kursi jendela darurat memang lebih lega dan nyaman untuk duduk. Namun, apabila kamu hendak duduk di kursi jendela darurat (exit row), maka ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi yaitu:

1.Sehat fisik dan mental untuk membantu awak kabin saat terjadi keadaan darurat

2. Mampu memahami instruksi darurat secara tertulis atau lisan

3. Berusia di atas 15 tahun

4. Tidak dalam keadaan hamil atau bepergian dengan bayi

Baca juga: Tips Membawa Bayi Naik Pesawat

Nah, walaupun duduk di kursi jendela darurat enak karena lega, tapi tanggung jawabnya besar lho. Kamu bertanggungjawab membantu awak kabin untuk membuka jendela darurat saat terjadi keadaan darurat penerbangan. Untuk penumpang yang duduk di kursi jendela darurat, awak kabin akan memberikan pengarahan tambahan.

“Pelampung terdapat di bawah kursi dan hanya dipakai pada saat pendaratan darurat di air. Mohon tidak memindahkannya. Cara menggunakannya: kalungkan baju pelampung, kemudian kancingkan dan eratkan. Untuk mengembangkan baju pelampung, tarik sekerasnya kedua ujung merah. Pelampung dapat dikembangkan dengan meniup kedua pipa karet. Lampu akan menyala jika baterai terendam air.”

Setiap penerbangan sipil wajib untuk menyediakan pelampung darurat bagi penumpang yang terletak di bawah kursi. Memindahkan pelampung tersebut merupakan pelanggaran pidana yang terancam hukuman penjara dan denda dalam jumlah besar, lho. Jadi, jangan bermain-main ya!

Baca juga:  Yogyakarta International Airport, Bandara Cantik yang 'Jogja Banget'

Baju pelampung dapat dikembangkan dengan menarik kedua ujung berwarna merah, atau ditiup secara manual.

Baju pelampung dikembangkan sesaat sebelum Anda keluar melalui pintu darurat. Apabila Anda keluar melalui jendela darurat, kembangkan baju pelampung saat berada di luar pesawat”

Baju pelampung hanya boleh dikembangkan sesaat sebelum kami keluar dari pintu darurat. Kenapa? Untuk mempermudah pergerakan penumpang pada saat evakuasi penyelamatan. Jangan dikembangkan saat kamu masih berada di kursi, ya. Begitu pula apabila menggunakan jendela darurat, pelampung hanya boleh dikembangkan setelah berada di luar pesawat.

“Kartu petunjuk keselamatan berada di kantung kursi di depan Anda. Kami mohon Anda dapat membacanya dengan seksama sebelum pesawat lepas landas. Terima kasih atas perhatian Anda dan selamat menikmati penerbangan ini.”

Kartu petunjuk keselamatan di pesawat. Sumber

Untuk memahami lebih lanjut tentang prosedur keselamatan di pesawat, kamu bisa membaca kartu petunjuk keselamatan yang terdapat di kantong kursi di depan kamu. Kamu perlu tahu pintu/ jendela darurat mana yang terdekat dari tempat dudukmu, in case terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Luangkanlah waktu barang 5 menit saja untuk menyelamatkan hidupmu nanti πŸ™‚

Nah Travelers, itu kira-kira arti pengumuman pramugari/ awak kabin di pesawat yang berkaitan dengan prosedur keselamatan penerbangan. Kira-kira, ada pengumuman apa lagi nih yang kamu perlu tahu artinya? Boleh drop comment di bawah, nanti akan saya bantu carikan jawabannya ya.

Safe flight!

Featured image: Photo by Sourav Mishra from Pexels

Share it: