Review Javamifi Pocket Wifi Paket Haji

Review Javamifi Pocket Wifi Paket Haji

Salah satu hal yang perlu disiapkan sebelum berangkat haji adalah alat untuk telekomunikasi. Berada 1 bulan lamanya di luar negeri, pasti kita mengharapkan koneksi internet yang bagus, lancar, dan tentunya ramah di kantong untuk dapat berkomunikasi dengan keluarga di tanah air.

Baca Juga: 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Berangkat Haji

Pada awalnya, saya sempat ingin menggunakan paket roaming dari Telkomsel (provider yang saya gunakan saat ini). Namun, biaya yang ditawarkan cukup mahal, yaitu Rp 800.000,- untuk 15 GB dengan masa aktif paket 40 hari. Setelah searching kesana dan kemari, saya mendapatkan rekomendasi Javamifi Pocket Wifi dari Instagram @trinitytraveler.

Javamifi Pocket Wifi sendiri adalah sebuah modem wifi android yang dapat di-share penggunaannya hingga 5 device yang berbeda. Lumayan kan, kalau pergi ramai-ramai, biayanya bisa di-share.

Harga Paket

Karena saya pergi berdua dengan Ibu saya, jadi Javamifi Pocket Wifi ini cukup ekonomis, disamping kuotanya yang unlimited. Untuk paket haji 30 hari, harga paketnya dibanderol Rp 1.000.000,- dan deposit modem Rp 500.000,- (akan dikembalikan setelah selesai sewa).

Cara Pemesanan

Buka https://www.javamifi.com, pilih “Travel Wifi International” dan pilih negara “Saudi Arabia”. Pilih “4G WiFi Hajj 30 Days Unlimited”, klik “Book now”. Masukkan “start date” dan “end date”, kemudian klik “book now”.

Setelah mengisi data pribadi, kita akan diminta untuk memilih cara pengambilan modem, apakah dikirim ke rumah/ kantor atau self pick-up di kantor Javamifi terdekat. Saya memilih self pick-up di Javamifi The Breeze BSD (yang ini ada ceritanya tersendiri, grrr..). Kemudian selesaikan pembayaran, dan drama baru akan dimulai (LOL).

Baca juga:  The Village, Wisata ala Desa Eropa di Purwokerto

Sulitnya Bertransaksi di Javamifi

Sebagai seorang internet-savvy, rasanya transaksi via e-commerce bukan hal yang asing bagi saya. Selesaikan pembayaran, lalu notifikasi dan e-mail konfirmasi akan langsung terkirim dalam hitungan detik. Namun, di web Javamifi rasanya cukup sulit. Saya melakukan 2 kali transaksi, karena di transaksi yang pertama sistem gagal meng-generate nomor Virtual Account bank.

Setelah menyelesaikan order, notifikasi dan e-mail yang saya tunggu tak kunjung datang. Ini transaksi saya gagal apa bagaimana ya?? Emosi jiwa saya dibuatnya. Akhirnya, saya menghubungi customer service Javamifi via e-mail dan saya diminta untuk menunggu karena pembayaran masih dalam konfirmasi oleh unit terkait.

Halooo? Setau saya gunanya Virtual Account itu biar nggak perlu konfirmasi manual deh? Please correct me if i’m wrong. Seharusnya setelah payment selesai, dalam hitungan detik sudah ada e-mail notifikasi yang dikirimkan by system agar customer trust tetap terjaga.

Sekian lama menunggu dan konfirmasi sana-sini ke CS, akhirnya saya mendapatkan konfirmasi bahwa transaksi saya sukses.

E-mail Konfirmasi dari Javamifi

Langkah selanjutnya adalah self pick-up modem Javamifi di tempat dan waktu yang ditentukan.

Baca juga:  Memantau Anak Krakatau

Pickup Tapi Modemnya Gak Ada??

Jadi, akhirnya kita sampai di bagian yang paling membuat saya emosi, yaitu pick-up modem. Sebagai informasi, sebelumnya saya sudah melakukan reservasi sekitar 2 minggu sebelum hari H pengambilan. Tapi, ketika saya datang ke kantor Javamifi di The Breeze, mbak CS-nya berkata bahwa modem Haji-nya tidak tersedia. “Kalau mau, self pick-up di Bandara Soekarno Hatta waktu berangkat,” ujarnya.

Mon maap??? Dikira pergi haji itu kayak pergi grup travel jalan-jalan ke luar negeri yang santai misah-misah dari rombongan?

Saya langsung menolak. “Saya sudah reservasi dan bayar dari jauh-jauh hari, sudah menentukan tempat pickup, tapi kenapa pas hari H malah modemnya gak ada, tanpa konfirmasi pula? Sebenarnya sistem kalian ini gimana sih??Sangat tidak menghargai customer.” sungguh tak terbendung emosi saya saat itu. Harusnya ketika transaksi pertama gagal, saya langsung cabut dan ganti alternatif provider lain.

Mbak CS berkata bahwa modem akan dikirimkan dari Soekarno Hatta ke The Breeze saat itu juga, dan saya diminta kembali lagi sore harinya. Wasting my time and energy. Ia juga memberikan alternatif modem akan dikirimkan dari The Breeze ke rumah via Go-Send, dengan biaya yang dibebankan ke saya?? (saya sudah diam saja karena sudah malas menanggapi). Akhirnya saya pulang dengan tangan kosong.

Baca juga:  Wisata ke Ciwidey: Kampung Cai, Rusa, dan Kawah Putih

Komplain via Instagram

Sepulangnya saya dari sana, saya langsung melakukan komplain via Instagram Stories ke Javamifi, dan saya langsung ditelpon oleh CS representative-nya. Mereka memohon maaf atas kelalaian ini, dan modem akan segera dikirimkan dari warehouse mereka di Jakarta dan dipastikan akan saya terima pada hari itu juga.

Akhirnya Modem Datang Juga!

Setelah serangkaian drama, akhirnya paket modem Javamifi saya terima. 1 paket modem Javamifi terdiri dari tas, modem, international adaptor, kabel charger, dan manual guide. Jangan sampai ada bagian yang hilang ya, karena nanti ada charge-nya.

Cara penggunaannya cukup mudah, tinggal dinyalakan sesampainya di tempat tujuan, kemudian sambungkan HP ke WiFi dan masukkan password yang tertera. Langsung deh, tersambung ke internet.

Kualitas Koneksi Internet dan Jaringan

Sejujurnya, kualitas koneksi internet Javamifi lumayan bagus. Cuma, di beberapa lokasi saya sempat sulit sinyal karena sinyal provider lokal di tempat tersebut kurang bagus. Apabila terdapat masalah, bisa langsung menghubungi CS yang aktif 24 jam. Selama kurang lebih 28 hari saya pakai berdua dengan Ibu saya, koneksi lancar jaya.

Bakal Pakai Javamifi Lagi?

Walaupun koneksinya bagus, tapi kalau layanannya masih seperti itu kayaknya TIDAK deh, mungkin saya akan coba provider pocket wifi lainnya.

Apa rekomendasi pocket wifi favoritmu? Share yuk, di kolom komentar!

Share it:

This Post Has 9 Comments

  1. diazbela

    Ih kok nggak banget ya… Walaupun koneksi lancar tapi kalau pelayanan kayak gitu bikin mikir sua kali mau sewa disana

    Dulu pas ke Jepang aku sewa modem di Blank Wifi jepang yang dikirim langsung ke hostel. Kami sampai hostel jam 1 siang tapi wifi pocketnya belum sampai. Langsung telepon mereka dan mereka bener-bener minta maaf dan kami dapat diskon 1000 yen! Bener-bener kita yang udah bayar lunas, uangnya dibalikin dong karena mereka telat ngirim :’) Sopan dan good service banget!

    1. Ooh sewa di Jepang berarti yaa? Bagus banget deh service-nya kayak gitu.. yang ini mah kacau banget 🙁

  2. Fanny F Nila

    passpod.id mba. itu yg aku pake tiap kali trveling. trakhir pas ke jepang 2 minggu, awal thn lalu aku pake itu jg, lancar jaya ga ada drama :D. barangnya aku pilih anter ke kantor, trus balikinnya lwt alfamart, free of charge.

    so far blm mau pake yg lain sih, msh percaya ama mereka utk urusan modem. di jepang sendiri lancar sinyalnya. trus yg aku suka, cs nya itu responsif. sempet sih di jepang ilang sinyal krn memang aku lg di kota kecil antah berantah. tp pas sinyal nyala, aku tanya2 di WA , csnya segera balas. ga pake lama pokoknya kalo ada masalah

    1. Nah aku kemarin sempat mau pakai Passpod, tapi ragu karena banyak banget komen negatif di IG-nya (sinyal ga ada, dll). Nanti next time ke luar negeri, mau coba pakai passpod deh mba. Thank u yaa 🙂

  3. Sabda Awal

    kesan pertama udah dibikil illfeel duluan mbak, haha kalau saya sih mending nyari opsi lain meskipun sinyal cukup bagus ya…

    makasih udah sharing soal javamifi

  4. Hastira

    makasih info dan ceritanya

  5. Hastira

    makasih infonya

Leave a Reply