Lunch Dengan View Spektakuler di Di Mare Karma Kandara Bali

Lunch Dengan View Spektakuler di Di Mare Karma Kandara Bali

Akhir pekan lalu, saya berkunjung ke sebuah restoran yang spektakuler banget. Restoran tersebut bernama Di Mare yang terletak di Karma Kandara Resort Ungasan Kuta Selatan Bali. Restoran ini terletak di pinggir tebing menghadap langsung ke laut selatan Bali dan menyajikan sajian Mediterania dan Eropa.

Cara Menuju Di Mare Resto Karma Kandara

Untuk menuju restoran ini, ikuti google maps menuju Karma Kandara Resort, Bali Selatan. Jangan heran karena jalannya yang naik turun, meliuk-liuk dan jauh banget nyelusup ke pedalaman. Untungnya, di setiap perempatan jalan terdapat signage Karma Beach yang cukup besar untuk mencegah pengunjung tersasar. Untuk lebih jelasnya, bisa lihat maps di bawah ini ya.

Sekadar saran, lebih baik menggunakan kendaraan pribadi ketika hendak menuju ke Di Mare karena tidak ada angkutan umum yang tersedia. Selain itu, kalau mau pakai Go-Car atau Grab sepertinya agak sulit karena lokasinya yang terpencil.

Restoran dengan View Spektakuler

Pemandangan super ciamik

Setelah 30 menit berkendara dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, akhirnya kami sampai di Di Mare Resto. Saat masuk ke area restoran, saya langsung disuguhi view yang luar biasa.

Baca juga:  Mengejar Eksotisme Matahari Terbenam di Lombok

I’m shocked! Cantik banget! Perpaduan antara arsitektur gaya Mediterania berpadu dengan hamparan lautan biru yang luas benar-benar membuat saya takjub. Saya bakal betah duduk berjam-jam di sini sambil menikmati viewnya yang luar biasa.

Ada Minimum Spend per Pax

Resepsionis menyambut kami dengan perkataan “Minimum spend perorang untuk di restoran adalah Rp 500.000” dan langsung membuat saya pucat pasi dan mau pingsan. Sebagai pemakan segala yang lebih mementingkan rasa daripada experience saat makan, I’ve never been to this kind of fancy place. So.. OK we’ll try! Udah jauh-jauh ke sini.

Sebenarnya, saya agak gimana gitu sama waitress-nya yang dari pandangannya sepertinya nge-judge kalau kami nggak mampu bayar. Padahal bukan nggak mampu tapi sayang aja duit segitu buat sekali makan! Hehehe.

Menu Di Mare Resto

Calamari

Kami disuguhi dengan set menu makanan Eropa dan Mediterania. Jadi, waitress akan menanyakan mau ambil 2 atau 3 set menu (makanan tidak bisa dibeli satuan). Karena lagi nggak terlalu pingin dessert, kami mengambil paket 2 set menu (appetizer dan main course) dengan harga Rp 485.000 Di resto ini juga banyak terdapat pilihan bir dan wine.

Baca juga:  Tips Membawa Bayi Naik Pesawat

Dari sekian banyak nama makanan, yang saya paham cuma calamari, crispy duck, dan lychee tea. Oke pesan itu aja. Karena kami datang sebelum jam 12.00, restoran belum bisa memproses order kami (banyak banget sih peraturannya!). Jadi, kami diminta untuk order terlebih dahulu namun makanan baru bisa dibuat setelah jam 12.00 siang. Sebenarnya saya sudah lapar karena belum sarapan, tapi mengingat Di Mare ini punya view yang cantik banget, jadi termaafkan.

To be honest, rasa masakannya menurut saya biasa saja. Mungkin karena lidah saya Indonesia banget dan terbiasa makan makanan yang kaya rasa. Lychee tea-nya enak, calamari-nya biasa saja dan crispy duck-nya agak amis dan tidak begitu garing. Sambal matahnya rasanya agak lucu, seperti bukan sambal matah. Sepertinya lidah saya lebih cocok makan Bebek Kaleyo atau Bebek Slamet.

Baca juga:  Mengagumi Indahnya Bukit Batu di Rammang-Rammang

Bonus: Tiket ke Karma Beach

You should try this at least once in your lifetime!

Setelah kami selesai makan, waitress memberi kami free-pass untuk masuk ke Karma Beach. Ternyata, untuk masuk ke Karma Beach kita nggak perlu capek-capek turun bukit karena sudah ada kereta lift. Kalau dibeli terpisah, pengunjung harus bayar Rp 250.000. Lumayan juga. Yang tidak boleh dilewatkan adalah sensasi ketika menuruni tebing dengan kereta. Luar biasa!

Setelah menikmati pantai selama beberapa saat, kami pulang dan kembali ke dunia nyata (baca: kerja). Saya senang banget dengan experience yang saya dapatkan saat makan di Di Mare. Tapi kalau ditanya akan balik lagi atau tidak, sepertinya tidak karena harganya yang mahal banget dan kurang cocok dengan makanannya.

Bon voyage!

Share it:

This Post Has 10 Comments

  1. Yosa Irfiana

    Wah, viewnya bagus banget ya mbak. Tapi kalau makanannya so so, terus peraturannya banyak gitu, huaduuuh ngajak anak bisa rempong ini. Mana anakku team makan mulu asal kenyang. Anyway, thanks buat honest reviewnya ya mbak. Penting banget soalnya, apalagi di Bali banyak resto yang mahal-mahal hehe.

    1. Haha iya mbak, kayanya disana gak ada sih yang bawa anak-anak. Mostly pasangan dan foreigner (jarang orang Indonesia). Di Bali emang buanyak banget resto mahal-mahal kayak gini.. pinter2 kita milih aja ya Mbak 😀 Terima kasih sudah mampir 🙂

  2. Fanny F Nila

    wowww…. 500rb itu per org yaaaa wkwkwwkwkwkw… oke, sbnrnya utk daerah bali dgn view secakep itu, 500rb mah msh normal. tapiiiiii aku jg tipe org yg ga masalah bayar mahal, asaaaaal diikuti rasa yg enaaak :p. kalo rasanya so so doang, ya males jugaaaa hahahahah. jd setelah baca reviewmu mba, kliatannya, akupun ga bakal mau cobain tempat ini :p.

    mnding coba ayam betutu langgananku di bali, yg rempah dan rasanya bikin ketagihan :D.

    1. Hahaha iya mbak.. aku kira awalnya per table ternyata perorang wkwkwkk. Aku juga kayanya lebih cocok ke warung2 tradisional yang endes2, hehehe maklum lidah Indonesia 😀

  3. Viedyana

    Wakakak cukup sekali yang penting kalau ditanya udah pernah ke sana, tinggal jawab : pernah dong eksis di sana. Demi kesempurnaan postingan blog kah? Hahaha
    Emang pilihan makanannya gak ada set menu makanan indo mbak? Susah nih bujuk rayu pak suami kalau kayak gini. Hahaha
    Liat pantainya keceeee..private beach banget kayaknya ya..

    1. Haha aku juga ngga bakal kesana kalau nggak diajakin (dan disponsorin) temen mbak.. ada menu Indo cuma ya terbatas banget. Kayak yg aku makan, bebek goreng cuma ya kurang nendang. Pantainya kece banget mba, private beach di resor yg semalamnya 8 juta, jadi cucok lah buat santai2 hihi

  4. Farah Salsabila

    Cantik sih tapi 500 rebong gakuat akutuu

  5. Ika Riyanti

    Viewnya bagus banget yaaa.. tapi kalau harus bayar 500 dan katanya Mbak, waitressnya bersikap seperti itu sih ya pikir dua kali deh saya sih..hehehe. Saya baca katanya hampir resto atau cafe fancy di Bali sikap waitress nya kaya gtu..hmm.. eh tapi untungnya dapet bonus turun ke pantai yaa hihihi..

    1. Iya mbak.. mungkin dikiranya saya ga mampu bayar.. hehe. Iya mbak saya baca2 juga begitu, banyak yang mendewakan customer bule 🙂 Sayang sekali ya, padahal kita sama-sama bayar. Semoga waktu itu mbak waitress-nya memang lagi BT aja. Pantainya best moment bangeet mbak.. seneng banget aku.. 😀

Leave a Reply