Teman-teman sudah pada tahu dong kalau Yogyakarta, salah satu daerah pariwisata di Indonesia ini akan memiliki bandara baru? Yogyakarta International Airport (YIA) yang berlokasi di Kecamatan Temon, Kulonprogo, DIY direncanakan akan beroperasi untuk menggantikan Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

Buat kamu yang sering bolak-balik Yogya naik pesawat, baik untuk urusan pekerjaan, liburan bareng keluarga atau teman, atau bahkan mudik, pasti sudah paham banget bahwa Bandara Adisutjipto penuh sesak dan kurang nyaman karena sudah kelebihan kapasitas.

Baca juga: NYIA Buat Yogya Makin Istimewa

Sebagai informasi, pembangunan NYIA sudah melewati proses yang sangat panjang semenjak bertahun-tahun yang lalu, mulai dari perencanaan pembangunan, pembebasan lahan, hingga akhirnya konstruksi pembangunan dimulai pada tahun 2018.

Saat ini, progres pembangunan YIA untuk pengoperasian penerbangan internasional pada akhir April 2019 hampir tuntas 100%. Sementara itu, progres proyek keseluruhan yang ditargetkan rampung akhir 2019 mencapai 47%.

Penasaran nggak sih seperti apa wujud bandara YIA yang sudah dinanti-nanti banyak orang ini? Nah, simak bareng-bareng, yuk!

Runway, Taxiway, Apron

Runway YIA memiliki panjang 3.250 m. Foto: Dok. AP1

Syarat sebuah bandara dinyatakan layak untuk beroperasi adalah fasilitas alat produksinya yang sudah siap. Ini adalah kondisi runway, taxiway, dan apron YIA per tanggal 20 Februari 2019. Runway YIA memiliki panjang 3.250 m, jauh lebih panjang dibandingkan Bandara Adisutjipto Yogyakarta sehingga dapat mengakomodir pesawat wide-body untuk mendarat.

Garbarata/ Aviobridge

Aviobridge YIA. Foto: Dok. AP1

Pasti sudah pada tahu dong, apa itu aviobridge atau garbarata? Ya, jembatan ini merupakan penghubung antara terminal dengan pintu pesawat udara.

Penampakan sisi bagian dalam aviobridge. Foto Dok. AP1

Dengan adanya jembatan yang sering disebut “belalai” ini, penumpang nggak perlu capek-capek dan kepanasan naik turun tangga pesawat. Asyik kan. Di Bandara Adisutjipto, fasilitas ini belum tersedia, karena bandara hanya terdiri dari 1 lantai. Saat beroperasi penuh nanti, YIA akan memiliki 10 buah garbarata.

Check-in Counter

Check-in counter YIA. Foto: Dok. AP1

Ini dia penampakan check-in counter Terminal Internasional YIA. Check-in counter ini didesain dengan cantik, dengan motif batik sebagai background. Tak lupa, dilengkapi dengan layanan Total Baggage Solution dari Angkasa Pura Logistics jika kamu ingin menggunakan jasa wrapping bagasi.

Terminal

Boarding Lounge YIA. Foto: Dok. AP1

Saat dioperasikan pada akhir April 2019 nanti, terminal yang dioperasikan adalah Terminal Domestik. Saat beroperasi penuh nanti, seluruh penerbangan domestik dan internasional akan dipindahkan ke YIA.

Lalu, bagaimana dengan Bandara Adisutjipto?

Bandara Adisutjipto akan tetap dioperasikan untuk penerbangan perintis dari dan ke Yogyakarta

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi
Concordia Lounge YIA. Foto: Dok. AP1

Saat beroperasi penuh nanti, YIA akan memiliki terminal dengan luas 210.000 meter persegi dan dapat menampung 14 juta penumpang pertahun, atau hampir 9 kali lipat dari kapasitas Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

Masjid

Masjid Al-Akbar YIA. Foto Dok. AP1

Masjid Al-Akbar YIA ini memiliki luas 724 meter persegi dan dapat menampung 600 jamaah. Masjid ini memiliki desain seperti kubah/ dome dan dirancang untuk tahan gempa.

Baca juga: Dos and Don’ts at the Airport

Semoga dengan beroperasinya YIA ini, Yogyakarta selaku tujuan pariwisata di Indonesia memiliki bandara yang representatif dan dapat mengakomodir lonjakan wisatawan.

Nggak sabar deh menunggu YIA beroperasi penuh! Bye-bye pesawat muter-muter lama sebelum landing di Jogja, dan terminal yang penuh banget, hehe. Berwisata ke Yogya jadi lebih nyaman dan menyenangkan.

Nah, gimana pendapat kamu tentang YIA? Tulis di kolom comment, ya.