Tips Anti Ketinggalan Pesawat

Tips Anti Ketinggalan Pesawat

Salah satu hal yang membuat risau saat traveling adalah ketinggalan pesawat.

Trafik lalu lintas yang tidak dapat diprediksi serta antrian Security Check Point dan Check-in Counter yang mengular, atau faktor human error seperti salah turun terminal dapat membuat kita ketinggalan jadwal penerbangan.

Wassalam banget yah pasti. Apalagi kalau penerbangan internasional yang jadwalnya tidak sefleksibel penerbangan domestik. Nah, sebenarnya gimana sih tips-tips anti ketinggalan pesawat?

Disclaimer: tips ini sudah saya terapkan seumur hidup saya, dan saya belum pernah tertinggal pesawat sekalipun (semoga jangan sampai!)

1. Ingat Prinsip 3-2-1

Proses check-in di counter sebaiknya dilakukan 2 jam sebelum keberangkatan. Foto: Dok. AP1

3 jam sebelum penerbangan, datanglah ke bandara dan lakukan pemeriksaan di Security Check Point (SCP). Terkadang, ada peak time dimana antrian SCP mengular sampai panjang. Hal tersebut terjadi apabila ada banyak penerbangan dalam waktu bersamaan. Datang lebih awal dapat mencegah kita tertinggal pesawat karena mengantri di SCP.

2 jam sebelum penerbangan, lakukan check-in. Kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas online check-in atau fasilitas check-in mandiri. Setelah itu, kamu bisa shopping atau makan di area komersial bandara sambil menunggu waktu penerbanganmu tiba.

Baca juga:  Selamat Datang di Pulau Peucang!

1 jam sebelum penerbangan, sudah berada di area dekat ruang tunggu atau gate keberangkatan. Pasang telinga baik-baik dan hafalkan nomor penerbanganmu.

2. Gunakan Online Check-in

Sebagian besar maskapai memberikan fasilitas online check-in 24 jam sebelum waktu keberangkatan. Kamu bisa memanfaatkan ini untuk check-in lebih awal dan mem-book seat yang enak.

3. Cek Lokasi Terminal Keberangkatan

Ketahui lokasi terminal keberangkatan sebelum tiba di bandara. Foto: dok. AP1

Jika kamu berangkat melalui bandara kecil, tentu hal ini bukan menjadi masalah karena biasanya hanya ada 1 terminal. Namun, jika kamu berangkat melalui bandara besar (misal: Soekarno Hatta Airport Jakarta, Changi Airport Singapore, dll) salah turun terminal bisa berdampak fatal karena jaraknya yang jauh. Memang sih bisa naik shuttle atau transportasi lain, but it will takes time.

Cari tahu lokasi terminal keberangkatan melalui travel agent, customer service maskapai, atau customer service pengelola bandara. Nah, kabar baik nih buat kamu yang akan bepergian melalui bandara-bandara yang dikelola Angkasa Pura I, cukup telpon ke 172 atau mention @angkasapura172 di Twitter untuk mendapatkan informasi penerbangan.

Baca juga:  Memahami Arti Pengumuman Pramugari di Pesawat

4. Jangan Membawa Bagasi

Baggage handling crew. Foto: Dok. AP1

Apabila kamu tergesa-gesa, jangan membawa bagasi tercatat. Pencatatan bagasi di check-in counter biasanya ditutup 30 menit sebelum waktu boarding karena pihak maskapai perlu membuat dokumen manifest yang berisi data penumpang, bagasi, kargo, dan bahan bakar.

Baca juga: 6 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Pesawat Lepas Landas

Selain itu, untuk membawa bagasi kamu dari baggage make-up area (tempat transit bagasi di belakang check-in counter) ke perut pesawat dibutuhkan waktu.

5. Pastikan Waktu Tempuh dan Transportasi Menuju Bandara

Jaman sekarang, untuk memastikan waktu tempuh menuju bandara kamu hanya perlu membuka Google Maps. Cari tahu transportasimu untuk menuju bandara, apakah menggunakan Bus DAMRI? Taksi? Mobil pribadi? Berapa estimasi waktu yang diperlukan? Tambahkan 30 menit agar aman jika terjadi hal tidak terduga.

6. Sigap Saat Berada di Security Check Point

Kesigapan penumpang diperlukan saat berada di SCP. Foto: Dok. AP1

Nah, kalau ini masih banyak yang belum aware. Saat berada di Security Check Point, metal detector yang kita lewati akan mendeteksi logam pada tubuh kita. Oleh karena itu, lepaskan benda-benda mengandung logam seperti jam tangan, cincin, ikat pinggang, handphone SEBELUM mengantri di SCP dan masukkan ke dalam tas.

Baca juga:  Lombok Part 3: Pantai Sekotong dan Gili Trawangan

Baca juga: Tips Melewati Security Check Point Tanpa Repot

Jika kamu baru mencopot benda-benda tersebut saat berdiri di depan x-ray, kamu akan menghambat penumpang lainnya.

Kenapa saya sarankan untuk memasukkan ke dalam tas? Karena tergesa-gesa, banyak sekali penumpang yang meninggalkan jam tangan, ikat pinggang, handphone di dalam tray. Kalau semua sudah masuk di dalam tas, tidak perlu takut tertinggal. Khusus untuk laptop, kamu wajib mengeluarkannya dari tas.

Gimana, apakah teman-teman punya tips lain agar tidak ketinggalan pesawat? Atau mau cerita tentang pengalamannya ketinggalan pesawat? Silakan tulis di kolom comment, ya.

Share it:

This Post Has 8 Comments

  1. Melina Sekarsari

    Tipsnya mantul, Mbak. Saya pernah satu kali ketinggalan pesawat karena keluar kantor bukannya langsung masuk taksi, malah ngobrol lama sama orang yang kebetulan ketemu di kantor dan saya sudah lama nggak ketemu orang itu. Penerbangan di Jumat malam dan sangat kritis karena lalu lintas pada Jumat sore diiringi turunnya hujan sangat mengerikan. Akhirnya, saya pun menginap di rest areanya Terminal 1B .

    Kapoook … Jangan lagi-lagi.

    1. Terima kasih mbak, semoga bermanfaat.. waduuhh nyesek ga tuh mba ketinggalan pesawat karena ngobrol 😀

  2. turiscantik

    Aku selalu pakai tips diatas biar ngk ketinggalan. Tapi seringnya malah apes krn kelamaan ngobrol atau ketiduran, malah jd kelupaan naek pesawat untung biasanya ada speaker last call hehehhe

    1. Waduuh kalau ketiduran pasti dicariin tuh sama petugasnya mba 😀 Thanks for reading yah Mba..

  3. Triani Retno

    Tipsnya mantap. Percaya nggak, aku seriiiiing banget mimpi ketinggalan pesawat, sampai lari-lari ngejar pesawat yang lagi take off. Dan bangun2 badanku sakit semua. Kecapekan lari di dalam mimpi! 🙁

    1. Masa iya mbak? Capek banget lari-lari dalam mimpi 😀 mungkin harus disegerakan liburan mbaa 😀

  4. Fanny F Nila

    krn aku rutin traveling, biasanya bukan 3 jam sebelum take off lg mba tiba di bandaranya. udh 4-5 jam. apalagi jakarra macet gitu. trus kalo sedang di LN, kayak kmrn di jepang, korea dan HK, aku bela2in nginep dj bndaranya, walopun pnerbangan masih pagi :p. ogah aja hrs beli tiket baru. makanya lbh rela kecepetan dtg drpd telat. lagian lama2 di bandar aku seneng. krn bisa puas belanja di duty free, ato kulineran di tempat2 makan yg masih buka 😀

    1. Iya mba, kalau di LN harus lebih lama standby di bandaranya. Krn pemeriksaannya lebih ribet + antisipasi kalau tiba2 ada kejadian tidak terduga. Iyaak kalau di LN yg ditunggu2 adalah duty freenya.. gak berasa deh berjam-jam nunggu 😀

Leave a Reply