Fakta- Fakta Tentang Penerbangan yang Wajib Kamu Tahu

Fakta- Fakta Tentang Penerbangan yang Wajib Kamu Tahu

Sering bolak-balik naik pesawat? Pasti kamu sudah akrab dong dengan bandara dan pesawat. Datang ke bandara, diperiksa petugas, lalu lanjut ngopi di lounge. Tak lama kemudian, panggilan boarding sudah terdengar. Penumpang bergegas naik pesawat. Ciao.

Sekilas terlihat simpel, namun tahukah kamu bahwa terdapat proses yang sangat kompleks agar kamu dapat duduk dengan nyaman di kursi pesawat dan terbang ke tujuan berikutnya? Nah, biar makin paham dengan penerbangan dan perjalananmu senantiasa asyik dan nyaman, yuk simak beberapa fakta tentang penerbangan berikut ini.

1. Aviation is a highly regulated industry

Peraturan ketat tersebut berlaku secara universal dan ditetapkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO). Jadi, mau di belahan dunia manapun, peraturan penerbangannya tetap sama. Peraturan penerbangan dibuat untuk menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan. Jadi, sebagai penumpang kita wajib mematuhinya

baca juga: Pentingnya Memerhatikan Prosedur Keselamatan dalam Penerbangan

Jadi, ketika diperiksa petugas Avsec di Screening Check Point (SCP), kita harus sabar dan patuh. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah benda-benda berbahaya masuk ke dalam pesawat

Baca juga:  Viral Pilot Garuda Tahan Penumpang, Ada Apa?

2. Petugas Avsec memeriksa ribuan orang setiap harinya

Jadi, ketika petugas memeriksa isi koper atau tasmu, jangan marah apabila tidak dirapikan kembali. Bayangkan waktu yang terbuang jika petugas Avsec harus merapikan kembali ribuan koper yang diperiksa.

Baca Juga: Tips Melewati Screening Check Point tanpa Repot)

3. Walk-Through Metal Detector (WTMD) yang dilewati saat pemeriksaan keamanan di bandara tidak berbahaya pada ibu hamil karena tingkat radiasinya yang sangat rendah

Sinar x-ray yang digunakan berbeda dengan sinar x-ray pada rontgen dan tindakan medis lainnya. So, para calon ibu tidak perlu takut untuk melewati pemeriksaan keamanan di bandara.

Baca juga: Dos and Don’ts at The Airport

4. Bandara juga memiliki petugas damkar yang dinamakan tim Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF)

Ketika ada keadaan darurat di bandara (misalkan: pesawat tergelincir, kebakaran gedung, dll) crash bell di Fire Station (markas tim ARFF) akan berbunyi dan petugas ARFF melakukan penanggulangan sesegera mungkin.

5. Setiap bandara melaksanakan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) secara berkala

Latihan ini dilakukan untuk menguji fungsi koordinasi, komando, dan komunikasi seluruh stakeholder bandara saat keadaan darurat. Jadi, kalau kamu melihat simulasi kecelakaan pesawat, kebakaran gedung, atau serangan teroris di bandara, tidak perlu panik ya! Tetap tenang dan ikuti instruksi petugas.

Baca juga:  Hidup Tanpa Traveling Itu..

6. Setiap pesawat memiliki batas kemampuan untuk menahan berat saat mengudara yang dinamakan Maximum Take-off Weight (MTOW)

Berat tersebut terdiri dari berat pesawat beserta isinya, yaitu penumpang, bagasi, kargo, dan bahan bakar. Tipe pesawat yang berbeda akan memiliki MTOW yang berbeda pula. Misal, pesawat Boeing 777 tentu memiliki MTOW yang jauh lebih besar daripada pesawat ATR.

7. Apabila kamu adalah seorang dokter, cantumkan gelarmu dalam tiket

Hal ini perlu dilakukan agar awak kabin dapat meminta bantuan apabila terjadi keadaan darurat di kabin.

8. Konter check-in ditutup sekitar 30 menit sebelum boarding karena pihak maskapai perlu menyiapkan beberapa hal

Diantaranya adalah dokumen manifes yang hanya bisa dibuat apabila konter check-in telah ditutup.

Dokumen manifes berisi data penumpang dalam penerbangan tersebut. Apabila ada penumpang yang terlambat, proses ini akan memerlukan waktu tambahan sehingga dapat berdampak pada jadwal penerbangan. Jadi, lebih baik lakukan online check in beberapa jam sebelumnya.

Baca juga:  5 Fakta Penting Tentang Masker Oksigen Pesawat

Baca juga: 6 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Pesawat Lepas Landas

9. Meskipun kursi pintu darurat pesawat memiliki ruang kaki yang lebih luas, tidak semua orang diperkenankan untuk duduk di sana

Penumpang yang hendak duduk di emergency row harus sehat secara fisik dan mental, siap membantu awak kabin saat keadaan darurat, tidak dalam keadaan hamil, tidak bepergian dengan bayi, dan berusia 15 tahun ke atas.

Nah, semoga pemaparan di atas bisa mencerahkan wawasan kamu tentang penerbangan ya. Harapannya, akan semakin banyak penumpang yang teredukasi agar operasional bandara semakin lancar. Yuk, be a smart traveler!

Untuk tahu lebih banyak tentang informasi penerbangan, jangan lupa follow akun Instagram Angkasa Pura Airports di @ap_airports. Have a nice day!

Foto dokumentasi Angkasa Pura Airports

Share it:

This Post Has 20 Comments

  1. Fanny F Nila

    aku selaku sukaaaa tiap kali dtg ke bandara. mungkin krn aku rutin traveling yaaa.. ke bandara hanya utk anter ato menjemput sodarapun, aku udh happy banget :).

    mungkin itu jg yg bikin aku bisa menerima semua aturan bandara, krn ngertilah itu utk kebaikan bersama :). suka heran yaa kalo ada org sok yg ga mau diperiksa, yg marah2 kalo telat check in, yg ngamuk kalo pesawat batal terbang krn cuaca… duuuh, seperti org ga terpelajar -_-

    1. Aku juga dari kecil senang banget sama bandara mba.. cuma liatin pesawat lalu lalang di anjungan Soetta udah seneng banget.

      Iya mba, yg perlu diingat adalah setiap aturan yang ada dalam penerbangan dibuat untuk keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama.

      Penerbangan itu industri yg highly regulated, peraturannya bukan dari kita tapi dari regulator internasional. Semoga makin banyak penumpang yang paham, dan taat aturan sehingga penerbangan semakin lancar ya Mba.

      Temenku Avsec pernah kena gampar penumpang yang gak terima disuruh buka ikat pinggang + jaket πŸ™ Semoga kejadian macam ini gak terulang lagi.

  2. bloggergunung

    Oh baru tahu saya kalau seorang dokter lebih baik menyertakan gelarnya dalam pembelian tiket pesawat ya. Hemm… Iya juga sih jadi kalau ada apa-apa dalam penerbangan bisa langsung bersinergi ya

    1. Benar Mbak.. penting banget mencantumkan gelar tersebut agar bisa menyelamatkan nyawa orang lain.

  3. Fenni Bungsu

    Ternyata pencantuman gelar pendidikan itu memang ada tempatnya ya. Kalau di tiket memang pas bila ada hal-hal yang diperlukan, jadi bukan terkesan menyingsingkan diri.

  4. renayku

    Aku tuh ya suka sebel sama orang2 yang datangnya mepet mau terbang hehe soalnya aku terbiasa sampai di bandara seenggaknya sejam sebelum boarding.. beberapa kali pernah liat orang lari2an karena telat hadeeuuuh kayak ga mempersiapkan diri untuk terbang hehe padahal orang2 maskapai segitu ribetnya ya mempersiapkan penerbangan

  5. Karyati niken

    Aku juga suka banget lihat bandara. Jadi dulu waktu di Jakarta, kebetulan juga rumah kami gak jauh dari area bandara, kalau ada pesawat terbang atau mendarat selalu excited. wkwkkw

    1. Haha akupun Mba, tiap mau naik pesawat pasti asik sendiri ngeliatin pesawat lalu lalang di bandara.

  6. Aprillia Ekasari

    Aku selalu suka terbang, pergi ke bandara aja aku hepi banget. Pernah sengaja nginep di bandara dan pulang esok harinya aja krn pengen tau suasana bandara malam haha.
    BTw aku yang kesel kenapa ya skrng kalau bawa botol minuman tu disuruh buang airnya, kan haus, pdl paing juga gak sampai seliter airnya, penisiirin…

    1. Haah serius pernah nginep di bandara Mba? Hehhee.

      Untuk cairan memang dibatasi maksimal 100 ml Mba. Hal ini dikarenakan pernah ada upaya peledakan pesawat dengan menggunakan bahan ledak berupa cairan di penerbangan ke London (kalau tidak salah). Semenjak kejadian itu, dikeluarkan aturan penerbangan internasional bahwa cairan yang boleh masuk ke dalam pesawat maksimal 100 ml. Kalau haus, bisa bawa tumbler kosong dan diisi di fasilitas air minum gratis di bandara mba πŸ˜€ di bandara-bandara Angkasa Pura I rata-rata sudah ada semua.

  7. Siska

    Dahulu aku selalu bertanya-tanya, melewati X-ray ini aman gak ya buat bumil? Akhirnya terjawab sudah. Makasih infonya kak

  8. Fazirotul Firdaus

    Aku baru tahu banget soal ini karena belum pernah bepergian kemanapun. Seneng deh bisa tahu blog mbak, aku jadi banyak tahu tentang dunia penerbangan yang ternyata asik juga.

  9. Waaah Diani, sebagai seseorang yang jarang banget naik pesawat aku selalu hepi bisa main ke Bandara. Berarti mitos tentang WTMD itu enggak bener ya, kakak iparku enggak mau nyusul suaminya dengan alasan itu soale

  10. mellisa lisa

    Buat para dokter emang penting banget ya mencantumkan gelar, buat berjaga2 kalau tiba2 ada sesuatu yang terjadi, kita tau ada dokter yang bisa membantu.

Leave a Reply