Buat teman-teman yang sering bepergian ke luar daerah menggunakan pesawat, tentu sudah tak asing lagi dengan pemeriksaan di bandara.

Ya, sebelum kamu bisa masuk untuk check-in, pada umumnya regulasi bandara di Indonesia mewajibkan calon penumpang untuk melewati tahapan pemeriksaan di Security Check Point (SCP) sebanyak 2 (dua) kali.

Namun terkadang, melewati SCP menjadi momok yang bikin beberapa orang terganggu karena ogah repot. Ogah repot buka ikat pinggang, mengeluarkan HP dari saku, serta meletakkan barang bawaan di atas mesin X-ray scanner. Belum lagi kalau petugas Aviation Security (Avsec) meminta kita untuk membuka tas/ koper.

Baca juga: Mengenal Avsec, Garda Terdepan Keamanan Penerbangan

Safety and Security

Sebelum saya memaparkan lebih jauh, yang perlu diingat oleh teman-teman semua adalah: pemeriksaan yang dilaksanakan oleh rekan-rekan Avsec merupakan standar prosedur yang harus dilakukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan. Semuanya sudah diatur dalam regulasi internasional ICAO (International Civil Aviation Organization) dan Kementerian Perhubungan lho!

Dengan diperiksanya setiap calon penumpang di SCP ini mengeliminir potensi aksi kejahatan yang bisa terjadi di udara. Contohnya nih, tahu nggak kalau ada jenis pisau yang tersembunyi di balik ikat pinggang? Atau bahan kimia cair (misal: aerosol) yang bisa meledak di tekanan udara tertentu?

Bayangkan kalau hal-hal tersebut tidak diperiksa oleh petugas Avsec! Serem kan kalau tiba-tiba di penerbangan ada bahan kimia yang meledak, atau teroris yang melancarkan aksinya? Nah, itulah pentingnya peran para petugas Avsec sebagai garda depan keamanan dan keselamatan penerbangan.

Tips Melewati SCP

Balik lagi ke topik utama kita: gimana sih caranya untuk bisa melewati SCP tanpa repot? Nah, ini saya bagi-bagi tipsnya ya.

1. Lepaskan ikat pinggang dan jam tangan kamu saat masih mengantri

 Ya, saat masih mengantri! Kenapa saat masih mengantri? Setiap jamnya, petugas Avsec harus memeriksa ratusan penumpang. Dengan bersiap-siap sebelum giliran pemeriksaan tiba, kamu sudah menghemat waktumu, waktu petugas Avsec, dan waktu penumpang lainnya. Kesel kan, kalau ada penumpang yang lelet banget di SCP?

2. Setelah melepaskan barang-barang tersebut, masukkan ke tas. 

Jam, ikat pinggang, HP, you name it! Dengan memasukkan barang-barang tersebut ke tas, meminimalisir resiko barang tertukar atau ketinggalan. Semuanya ada di dalam satu wadah.

3. Masuk ke dalam Walk Through Metal Detector (WTMD) satu per satu.

Jangan masuk barengan/ berombongan ya. Petugas Avsec harus memeriksa calon penumpang satu persatu.

4. Ikuti arahan petugas

Ketika diminta mengeluarkan suatu barang lalu mengulang pemeriksaan, ikuti prosedur dan jangan marah. Percayalah, itu semua demi keselamatanmu dan penumpang lainnya dan dilakukan berlandaskan atas peraturan yang berlaku dari regulator.

Baca juga: Dos and Don’ts at The Airport

5. Jangan membawa barang-barang yang dilarang

Gunting, cairan kimia berbahaya, senjata tajam, jauh-jauh aja deh. Dijamin bikin repot.

6. Tidak membawa terlalu banyak barang

Idealnya, setiap calon penumpang membawa maksimal 1 tas di kabin dan 1 tas untuk di bagasi. Lebih dari itu, dijamin kamu bakal repot dan khawatir overweight.

Dengan menerapkan tips-tips ini, semoga perjalananmu di bandara menjadi makin lancar ya. Kalau pemeriksaan SCP lancar, kamu bisa punya waktu lebih buat shopping atau makan di restoran bandara sembari menunggu penerbangan, ya gak? Hehehe.

Yang pasti, sebagai traveler, kita harus turut menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan ya. Nah, mungkin ada yang punya tips-tips ciamik lainnya agar makin nyaman melewati pemeriksaan di bandara? Boleh share di kolom comment yaa..

Cheers!

All photo credits goes to Angkasa Pura Airports