Aviation, Travel, Travel Tips

Dos and Don’ts at the Airport

Sebagai seorang traveler, apakah kamu sudah memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di bandara?

Bandara merupakan tempat transit sejenak bagi kita yang akan melakukan perjalanan udara. Sekilas terlihat simpel; datang, diperiksa, check in, lalu duduk menunggu penerbangan. Namun tahukah kamu? Ada hal-hal yang wajib kita ketahui tentang aturan di bandara agar perjalanan kita semakin lancar dan menyenangkan.

DO

Datang 3 jam sebelum jadwal penerbangan. Kita tidak pernah tahu bandara akan se-crowded apa pada saat kita datang. Sebanyak apapun calon penumpang, petugas Aviation Security (Avsec) tetap harus memeriksa satu persatu. So, better safe than sorry. Kalau ada sisa waktu bisa dipakai buat ngopi-ngopi cantik atau belanja di bandara.

Manfaatkan fasilitas web checkin maskapai. Saat ini sebagian besar maskapai sudah menyediakan fasilitas web check-in sehingga kita bisa checkin lebih awal dan memilih seat yang diinginkan. Cuus deh biar dapet seat enak di window!

– Patuh saat diperiksa oleh petugas. Saat melewati Security Check Point (SCP) apabila petugas menemukan hal-hal yang dicurigai di dalam tas atau badan kita, petugas akan melakukan pemeriksaan ulang. Ikuti arahan petugas untuk keselamatan bersama. Jangan malah ngamuk, marah-marah, tidak terima, atau malah memviralkan di medsos. Petugas Avsec adalah orang-orang terlatih yang bertugas untuk menjaga keamanan penerbangan. Jika ada satu saja barang terlarang yang lolos (misal: cairan mudah meledak), apa kabar penerbanganmu nanti?

Tertib dalam mengantri. Nah, ini nih! Kadang sering banget ketemu sama orang yang gak mau ngantri. Apapun! Pemeriksaan SCP, checkinboarding, you name it! Semua orang punya prioritas yang sama dalam penerbangan (kecuali kamu adalah penumpang dengan disabilitas/ kondisi lain yang mengharuskan demikian), maka mengantrilah.

Menjaga kebersihan di bandara. Tidak membuang sampah sembarangan, tidak bikin becek toilet (ini yang sering membuat penumpang lain senewen). Jagalah kebersihan di bandara, tunjukkan bahwa kita adalah traveler berkelas yang tahu etika.

DON’TS

– Datang terlambat. Ini adalah hal yang WAJIB BANGET kamu hindari kalau mau naik pesawat. Nyusahin diri sendiri dan orang lain. Pesawat bukan angkot yang bisa disuruh nunggu atau ngetem seenaknya. Satu jadwal penerbangan terlambat bisa berdampak pada seluruh penerbangan pada hari itu. Tidak hanya di satu bandara namun juga di bandara lainnya.

– Membawa barang-barang berbahaya (dangerous goods) dan barang-barang terlarang (prohibited items). International Civil Aviation Organization (ICAO), organisasi internasional yang mengatur penerbangan sipil, sudah menentukan klasifikasi barang yang termasuk barang berbahaya dan terlarang. Jadi jangan sampai deh di tas kita ada senjata tajam (termasuk gunting dan gunting kuku, tidak boleh dibawa ke kabin), gas yang mudah meledak (aerosol, hairspray, dll), tongkat bisbol, cangkul, linggis dan lain-lain. Apabila kamu ragu, konfirmasikan beberapa hari sebelum penerbangan ke maskapai pengangkut. Jangan asal go-show dan berharap petugas nggak lihat.

– Membawa powerbank dengan kapasitas di atas 10.000 mAh. Hal ini diatur oleh Kementerian Perhubungan lho! Masing-masing penumpang hanya diperbolehkan membawa powerbank dengan kapasitas maksimal 10.000 mAh, dan maksimal membawa 2 buah powerbank. Ingat ya, powerbank tidak boleh diletakkan di bagasi.

– Menerima titipan bagasi dari orang tidak dikenal. Mungkin suatu saat kamu akan bertemu orang meminta izin untuk menitipkan barang bawaannya di bagasimu. Apapun alasannya, jangan diterima! Apabila barang bawaan tersebut merupakan barang terlarang dan berbahaya (misal: narkoba yang diselundupkan ke dalam sol sepatu), maka yang akan menanggung hukuman pidana adalah kamu selaku si pembawa. Jadi, katakan tidak pada titip menitip bagasi.

– Membawa terlalu banyak barang bawaan. Selain memperlama antrian, kamu juga berpotensi untuk kelebihan beban barang bawaan, yang berarti kamu harus merelakan uang kamu untuk bayar overweight charge ke maskapai. Barang bawaan yang terlalu banyak juga berpotensi tercecer dan tertinggal di Security Check Point (SCP).

Meletakkan barang bawaan di kursi ruang tunggu.  Beberapa bandara yang sudah kelebihan kapasitas penumpang terkadang penuh sesak pada saat-saat tertentu. Jumlah kursi ruang tunggu terkadang terbatas sehingga tidak semua mendapatkan kursi. Jangan pernah taruh barang bawaanmu di atas kursi! Tindakan tersebut selain tidak sopan, juga munjukan tanda tidak empati pada penumpang lain yang berhak atas kursi tersebut.

Jadi, kira-kira itulah do and don’ts yang bisa teman-teman terapkan di bandara agar perjalanan senantiasa selamat, aman, dan nyaman. Ada yang mau menambahkan do and don’ts-nya? Tulis di kolom komentar ya. Happy traveling!

 

Image credit goes to Angkasa Pura Airports

6 Comments

  1. Iyaaa kadang barang suka ditaruh kursi sama orang lain. Padahal ku mau duduk

    1. Iya, gak punya empati banget 🙁

  2. Paling sebel sama penumpang yang taruh tas di kursi sebelahnya atau tiduran di kursi, pas ruang tunggu lagi penuh-penuhnya 🙁

    1. Betul. Kalau saya sebisa mungkin sy ingatkan. Kenapa coba tas gak mau ditaro di bawah? Takut kotor? Zzz

  3. Aku sering melihat nih orang-orang yang meletakkan barang d kursi padahal kan tujuannya adalah untuk tempat duduk orang yah. Aku lebih suka meletakkan barang di lantai.

    1. Betul mbak.. memang kursi tempatnya untuk penumpang, bukan untuk barang bawaan 🙂 semoga makin banyak penumpang yang sadar 🙂

Leave a Reply