Motherhood, Personal

First Time Mom’s Breastfeeding Essentials

Setelah perjuangan melahirkan, masih ada sebuah perjuangan besar yang jarang terpikirkan oleh para calon ibu, yaitu menyusui.

Semenjak awal kehamilan, saya rajin mencari informasi seputar kehamilan dan postpartum melalui buku-buku maupun situs yang kredibel. Salah satu informasi yang paling sering saya cari adalah tentang ASI dan menyusui. Setelah saya baca (dan sok ngerti), ah kok kayaknya gini-gini doang. Tinggal nemplok, bayi nyusu, beres. Ternyata saya SALAH BESAR.

Pada hari pertama sampai ketiga kelahiran, ASI yang keluar baru berupa kolostrum. ASI mulai keluar sedikit demi sedikit, tapi jumlahnya masih sangat kurang. 1 jam saya pompa, ASI cuma bisa basahin pantat botol. Dokter anak saya berkata, anak saya kekurangan asupan sehingga berat badannya turun hingga 13% (normalnya 7-10%). Dokter menyarankan untuk memberikan susu formula sampai produksi ASI saya stabil. Sedih, tapi keputusan itu harus saya ambil agar Nabhan anak saya tidak dehidrasi dan kehilangan lebih banyak berat badan.

Sepulangnya dari rumah sakit, saya kerja rodi pompa untuk meningkatkan kuantitas ASI. Sufor yang sudah dibeli hanya sempat diminum 1x, selebihnya Nabhan full ASI. Alhamdulillah, sekarang ASI saya cukup, walau belum banjir seperti ibu-ibu lain. Nah, berikut ini saya coba jabarkan beberapa breastfeeding essentials untuk ibu baru seperti saya.

Pompa Asi Elektrik

Spectra 9 Plus

Pertimbangan saya membeli pompa ASI adalah karena nanti anak akan saya tinggal bekerja. Pasti akan melelahkan kalau menggunakan pompa manual. Saya menggunakan Spectra 9+. Ringkas, bisa di-charge, gampang dibawa kemana-mana, dan memiliki mode massage untuk merangsang Let Down Reflex (LDR) yang merupakan kunci dari banyak-sedikitnya hasil perahan. Prinsip ASI adalah suppy by demand, semakin banyak dikeluarkan maka semakin banyak diproduksi. Tapi, pastikan bayi menyusu terlebih dahulu, baru sisanya dipompa. Jika terbalik, bayi newborn akan ngamuk karena susunya seret 😀

Nipple Cream

Lansinoh

Buat yang belum tahu, menyusui bayi newborn adalah sakit bukan main! Saya sampai nangis jejeritan karena nipple lecet atau digaruk bayi, hehehe. Nipple lecet biasanya disebabkan oleh perlekatan yang salah. Saat menyusui, sakitnya bikin nyut-nyutan sampai ke punggung. Kuncinya: perbaiki perlekatan, oleskan asi pada nipple sebelum dan sesudah menyusui, serta oleskan nipple cream. Saya menggunakan nipple cream Lansinoh (beli di Shopee atau toko bayi). Ini krim ajaib dan ampuh banget buat mengatasi lecet. Selain itu, berguna untuk melembabkan nipple sehingga mencegah nipple potek terbelah (gak sanggup bayanginnya).

Lavie Lactation Massager

Lavie Lactation Massager

Buat saya yang pernah mengalami penyumbatan saluran susu atau clogged duct (percayalah itu sangat menyakitkan), massager ini sangat berguna untuk memecahkan grundul-grundul yang menyumbat. Praktis, simpel, waterproof sehingga dapat digunakan sambil mandi air hangat untuk mempercepat penyembuhan. Cara lain untuk mengatasi clogged duct adalah pijat laktasi (yang sakitnya bukan main). Clogged duct harus segera diatasi untuk mencegah timbulnya mastitis (infeksi/ peradangan payudara). Penggunaan Lavie selama pumping juga berguna untuk melancarkan aliran ASI dan Let Down Reflex.

Makanan Bergizi dan Suplemen ASI

Blackmores dan Herbs of Golds

Apa yang kita makan akan berpengaruh pada kualitas ASI. Saya pribadi banyak mengonsumsi sayuran hijau (terutama daun pepaya dan pare), daging, alpukat (ini sangat membantu untuk mengentalkan ASI), dan kacang-kacangan (terutama almond). Bila perlu, konsumsi vitamin Blackmores Pregnancy and Breastfeeding dan Herbs of Golds. Blackmores katanya berguna untuk meningkatkan kualitas ASI, namun kurang cocok untuk saya. Herbs of Golds berguna untuk meningkatkan kuantitas ASI, yang sangat manjur di badan saya.

Mengapa kualitas ASI penting? Saya pernah waktu itu lagi malas-malasnya makan sayur, daging, dan buah. Ternyata, efeknya langsung ke anak saya. Pup-nya menjadi hijau (akibat asi saya terlalu banyak laktosa, kurang lemak). Semenjak itu, saya selalu jaga makan dan tidak pernah skip konsumsi alpukat.

Nah, kira-kira itu breastfeeding essentials bagi ibu baru menurut versi saya. Semoga bermanfaat bagi para calon ibu dan ayah 🙂 Ada breastfeeding essentials yang terlewat oleh saya? Silakan tulis di kolom komentar ya.

4 Comments

  1. Perlengkapan menyusui makin canggih dan beragam, produksi ASI makin baik dan lancar

    1. Betul mba.. semoga membuat asi makin lancar.. hehe

  2. pompa elektrik ini investasi banget ya buat ibu-ibu yang baru saja melahirkan

    1. Betul banget. Entah apa jadinya hidupku tanpa pompa asi

Leave a Reply