Menikmati Indahnya Hutan Pinus di Gunung Pancar, Sentul

Di era kini, banyak sekali objek wisata yang mendadak naik pamornya akibat eksposur media sosial.

Salah satu objek wisata yang saya kenal lewat media sosial (Instagram) adalah hutan pinus di Gunung Pancar, Sentul. Aksesnya cukup mudah dan tidak terlampau jauh dari Jakarta.

Untuk menuju Gunung Pancar, dari Tol Jagorawi pengunjung dapat langsung exit ke gerbang tol Sentul Selatan dan mengikuti jalan utama hingga kawasan wisata The Jungle. Sebelum The Jungle, berbeloklah ke kanan (Desa Babakan Madang) dan ikuti plang menuju Wisata Air Panas Gunung Pancar. Jalan yang dilewati sedikit agak sempit dan naik turun, disarankan tidak menggunakan mobil besar.

Sekitar 15 menit berkendara dari The Jungle, sampailah kita di Kawasan Wisata Gunung Pancar. Biaya untuk memasuki kawasan wisata ini cukup terjangkau. 3 orang dengan 1 mobil dikenakan biaya Rp 25.000.

Sesampainya di Gunung Pancar, saya langsung disambut oleh jajaran pohon pinus yang tak ada habisnya.

Selamat datang di Gunung Pancar
Hima, saya, Toni
Menikmati udara segar Gunung Pancar

 

Bisa buat meditasi juga :p
Sebenarnya ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Gunung Pancar, yaitu berendam di pemandian air panas, glamorous camping, corporate gathering, dan lain-lain. Buat yang hobi bersepeda gunung, treknya disini lumayan asik. Oh ya, sekalipun namanya gunung, Gunung Pancar ini tidak dingin, jadi jangan disamakan dengan Puncak.
Sekitar 2 jam kami berkeliling dan foto-foto, kami pulang dan mampir ke AhPoong Sentul. Lumayan lah weekend getaway kemarin, bisa lihat yang hijau-hijau biar nggak penat dengan pekatnya polusi di Jakarta.
Es krim salju di AhPoong

Tips mengunjungi Gunung Pancar:

  • Bawalah kendaraan dengan kondisi prima, dikarenakan kondisi tanjakan dan turunan yang cukup tajam. Nggak mau kan mobil tiba-tiba mogok di tanjakan.
  • Bawa bekal makanan dan air minum secukupnya, disana hanya ada yang berjualan teh, kopi, popmie, dll.
  • Saat saya berkunjung, air di kamar mandi sedang mati (mungkin karena kemarau), jadi hajat-hajat berserakan dimana-mana. Kalau nggak perlu-perlu banget nggak usah ke kamar mandi.

Leave a Reply