10 Tempat yang Wajib Dikunjungi di Yogyakarta

Sebagai eks-mahasiswa yang bermukim di Yogyakarta selama 4 tahun, sering sekali saya mendapat BBM atau SMS yang menanyakan, “Di, kalau di Jogja asiknya ke mana aja sih?” atau “Di, gue mau ke tempat X, rutenya lewat mana?” dan sebagainya. Bahkan saya pernah beberapa kali memandu tur seorang teman via BBM, harus belok ke mana, ancer-ancer apa, enaknya makan apa di Jogja, dan lain-lain. Jadi, kali ini saya akan merangkum tempat-tempat yang saya rekomendasikan di Yogyakarta.

1. Kraton Ratu Boko

Kraton Ratu Boko adalah tempat pertama yang saya rekomendasikan kepada teman yang berwisata ke Jogja. Ini adalah tempat favorit saya untuk menikmati sunset dan melihat kota Jogja dari ketinggian. Untuk menuju Kraton Ratu Boko dari arah Jogja, cukup menyusuri Jalan Solo hingga bertemu Kompleks Candi Prambanan, lalu belok kanan ke arah Piyungan. Pengunjung tidak perlu kuatir tersesat karena marka jalan menuju candi ini cukup jelas.Paling asyik kalau datang sekitar jam 3 sore, matahari tidak terlalu terik. Dengan membayar tiket sebesar Rp 25.000/orang, pengunjung sudah bisa menikmati mistisnya Kraton Ratu Boko. Susurilah bangunan kraton hingga ke kompleks belakang (perbukitan), duduk dan nikmatilah suasananya. Priceless. 
 Tak jauh dari Kraton Ratu Boko, terdapat sebuah kompleks candi di atas bukit, yaitu Candi Ijo. Dari Candi Ijo, kita bisa melihat Bandara Adi Sucipto tepat di depan. Informasi lebih lanjut mengenai Candi Ijo dapat dilihat di sini.

2. Malioboro

Malioboro, the heart of Jogja. Berada di jantung kota Yogyakarta, Malioboro sangatlah berkesan untuk saya. Saran saya, cobalah datang sekitar pukul 7 malam, lalu berjalan kakilah menyusuri Malioboro hingga Nol Kilometer. Sepanjang jalan, kalian akan menemukan hal-hal unik. Riuh ramai Malioboro disponsori oleh pedangang asongan, turis yang hilir mudik, kelompok-kelompok kesenian, hingga andong. Beberapa kali saya hampir tersundul oleh kuda andong karena tidak berhati-hati. Saat acara-acara tertentu, jalan Malioboro akan ditutup untuk karnaval.

3. Taman Sari Water Castle

Nah, kalau Taman Sari ini lokasinya tidak jauh dari Alun-Alun Utara Yogyakarta. Taman Sari ini dulunya adalah sebuah istana air. Saran saya, sewalah seorang tour guide yang akan menceritakan sejarah Taman Sari yang sangat menarik. Tempat ini sering dijadikan lokasi pemotretan karena arsitekturnya yang indah.

4. Museum Ullen Sentalu

Ini dia, museum paling keren se-Indonesia, Museum Ullen Sentalu! Terletak di wilayah Kaliurang atas, Museum Ullen Sentalu ini hukumnya sangat wajib untuk didatangi. Dengan membayar tiket masuk RP. 25.000/orang, kalian akan dibawa oleh mesin waktu memasuki jaman Kesultanan Solo dan Yogyakarta. Museum ini berbentuk seperti kastil dengan labirin di dalamnya, menciptakan pengalaman tersendiri bagi setiap pengunjungnya. Kalau saya sih, merasa makin bangga menjadi orang Indonesia. Ngomong-ngomong, museum ini mistis-mistis asyik.

5. The Waroeng of Raminten

Sepulang dari Museum Ullen Sentalu, mampirlah ke The Waroeng of Raminten yang terletak di Jalan Kaliurang KM 15,5, Pakem. Suasananya sangat berbau Jawa. Makanannya lumayan enak dan yang pasti harganya terjangkau. Untuk beberapa makanan dan minuman, porsi yang diberikan agak jumbo. Saya pernah memesan es kelapa double yang datang adalah es kelapa dengan gelas segede gayung! Satu lagi, rumah makan ini agak nyeleneh. Gimana nyelenehnya? Datang dan buktikan saja sendiri.

6. Warung Makan Sidosemi, Kota Gede

                                      
Bila berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa untuk bertandang ke Kotagede dan mencicipi makanan di Warung Sidosemi. Kotagede terkenal akan kerajinan peraknya. Warung Sidosemi terletak tak jauh dari Kompleks Pemakaman Raja Kotagede. Menu yang ditawarkan adalah bakso dan minuman-minuman jaman dulu seperti es limun dan sarsaparilla. Tempatnya jadul banget. Untuk yang mau kesini, jangan lupa “yen seloso tutup” (kalau hari Selasa tutup). Tak jauh dari Warung Sidosemi, terletak pabrik Cokelat Monggo.

7. Pantai Goa Cemara

 

Saya mengetahui lokasi ini dari teman yang asli Bantul, saat saya sedang mencari lokasi pemotretan untuk tugas. Pantai Goa Cemara terletak di Bantul, sekitar 1,5 jam dari Yogyakarta. Untuk menuju pantai ini, disarankan membawa orang lokal agar tidak tersasar. Kenapa dinamakan Goa Cemara? Karena di bibir pantai ini tumbuh hutan cemara yang ranting-rantingnya melingkar membentuk goa. Tempat ini sangat cocok untuk menjadi lokasi pemotretan atau sekedar bernarsis ria. Tapi, jangan kecewa karena pantainya kotor.

8. Kebun Buah Mangunan

 

Meskipun namanya kebun buah, tapi saya belum pernah melihat satu buah pun di lokasi ini. Tapi jangan kecewa, kunjungilah Kebun Buah Mangunan yang ditempuh melalui Jalan Imogiri Timur (ke arah Goa Cerme), lalu berbelok di kiri jalan untuk mendaki bukit. Sejauh mata memandang terbentang hamparan warna hijau tiada habisnya. Informasi lebih lanjut mengenai Kebun Buah Mangunan dapat diakses di sini.

9. Air Terjun Sri Gethuk

Untuk yang ingin berpetualang dengan rakit atau body rafting menyusuri Sungai Oya, tempat ini wajib didatangi. Dari Jalan Raya Wonosari, berbeloklah pada plang di kanan jalan dengan tulisan “Air Terjun Sri Gethuk 7 KM”. Sepanjang perjalanan kalian akan menemukan sabana (atau stepa?) yang tandus, kering, dan gersang serta dihiasi oleh bebatuan kapur. Keren banget! Berasa di Afrika. Informasi lebih lanjut mengenai lokasi dapat diakses di sini.
10. Pantai-Pantai di Gunung Kidul

Ingin menjadi saksi birunya langit di laut selatan? Maka inilah tempat yang wajib dikunjungi. Lokasi ini dapat ditempuh kurang lebih 2 jam dari Yogyakarta. Pantai-pantai yang terdapat di sepanjang lokasi ini antara lain Baron, Kukup, Krakal, Sadranan, Sepanjang, Indrayanti, Pok Tunggal, dan Pantai Siung. Pantai favorit saya adalah Pok Tunggal karena masih sepi dan perawan. Dengan pasir putih yang lembut dan langit biru cerah, Pantai Pok Tunggal benar-benar memanjakan mata dan pikiran.

Jadi, masih bingung harus kemana kalau ke Jogja?

2 Comments

Leave a Reply